BULLETIN KEWASPADAAN DINI DAN RESPONS
Oktober 19, 2010 at 8:14 am Tinggalkan komentar
BULLETIN KEWASPADAAN DINI DAN RESPONS
Seksi Pencegahan dan Pengamatan Penyakit Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan
Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan
Jl. Indra Bangsawan no 6 Telp. (0727)322059 Kalianda
e-mail: ewarsls@yahoo.co.id
Situasi Minggu ke – 35 (29 Agustus – 4 September 2010) Dinas Kesehatan Kab Lam – Sel
Penyakit/ sindrom yang diamati dalam SKD dan Respons ada 21 macam.
Insidens tertinggi pada minggu ini adalah :
Diare Akut diikuti dengan Suspek Demam Tifoid,Demam yang tidak diketahui sebabnya, Pnemonia, Malaria Konfirmasi, Diare Berdarah dan Gigitan Hewan Penular Rabies.
Total proporsi morbiditas dari 21 jenis penyakit ini sebesar 7,8 %,
sisanya adalah penyakit lain.
Peringatan Dini:
Pada edisi minggu ini, peringatan dini yang akan ditampilkan adalah Diare Akut, Pnemonia, Suspek Demam Tifoid, Suspek Campak, dan Gigitan hewan penular rabies.
- Diare Akut,
- Titiwangi : 29 kasus
- Branti Raya : 18 kasus
b. Pnemonia,
- Titiwangi : 11 kasus
- Bangun Rejo: 6 kasus
- Sidomulyo : 7 kasus
c. Suspek Demam Tifoid,
- Titiwangi : 23 kasus
d. Suspek Campak,
- Bakau Heni : 1 kasus
- Sukadamai : 1 kasus
e. Gigitan Hewan Penular Rabies,
- Way Muli : 2 kasus
- Sidomulyo : 2 kasus
Di bawah ini adalah Grafik dan mapping up penyakit yang muncul di peringatan dini minggu ke – 35 th. 2010
Kelengkapan Laporan :
Kelengkapan laporan pada minggu ke- 35 adalah 96 %. Terima kasih Puskesmas atas kerjasamanya dan telah mengirimkan sms tepat waktu.
Ketepatan Laporan adalah 96 %. Puskesmas yang tidak melapor adalah puskesmas karang anyar.
Rekomendasi dan Tindak lanjut:
- Melakukan penyelidikan awal untuk peringatan yang ada.
- Puskesmas yang ada kasus campak segera dilakukan Surveilen Ketat dan Pengambilan dan pengiriman spesimen untuk Penguatan Diagnosa.
- Berkoordinasi dengan dinas pertanian dan peternakan mengenai kasus gigitan Hewan penular rabies serta mengidentifikasi apakah hewan tersebut tercatat dan Telah mendapat vaksinasi.
- 4. Puskesmas harus melakukan tatalaksana kasus sesuai prosedur program.
Entry filed under: Seksi Pencegahan & Pengamatan Penyakit. Tags: cegah, cegmat, dinas, Kesehatan, Lampung, Penyakit, puskes, sakit, Sehat, selatan, suspek.




















Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed