Archive for Oktober, 2008

Kuning Telur Berkhasiat Menyapih Bayi

<!––> <!––>
Foto: Corbis

TRADISI mengoleskan jamu atau brotowali, bahkan kopi pada puting susu untuk menyapih si kecil patut ditinggalkan. Penelitian yang dimuat American Journal of Clinical Nutrition menyebutkan kuning telur adalah makanan penyapih yang baik jika bayi Anda terpaksa tak bisa menyusu atau tidak toleran terhadap susu sapi. Kuning telur mengandung nutrisi yang cukup untuk perkembangan otak ketika harus menyapih bayi Anda.

Penelitian ini melibatkan 137 ibu yang memiliki bayi berusia enam bulan. Bayi-bayi ini secara acak memakan kuning telur yang sudah diperkaya Omega 3. Uji darah yang dilakukan pada bayi ini menunjukkan peningkatan kadar DHA 30-40 persen lebih tinggi. Kadar zat besi pada tubuh bayi juga naik. Sementara kadar kolesterol tak menunjukkan peningkatan.

Jika ingin menirunya, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter anak Anda, karena kuning telur merupakan alergen (zat pencetus alergi) bagi bayi yang alergi makanan tertentu.

Add comment Oktober 15, 2008

Memelihara Hewan Unik, Berpotensi Sebarkan Penyakit

<!––> <!––>

Foto: Corbis
MEMELIHARA binatang bisa menjadi pembelajaran bagi anak untuk mengungkapkan kasih sayang. Namun, pastikan hewan tersebut tidak terjangkit penyakit.

Kini, binatang unik seperti binatang melata, berbisa, pengerat, hingga binatang liar menjadi favorit anak-anak untuk menjadi hewan peliharaan. Hal tersebut memang sah-sah saja, tapi sebaiknya jangan abaikan kondisi kesehatan mereka yang takutnya malah menularkan penyakit ke anak Anda. Sebuah penelitian di Washington menunjukkan adanya indikasi binatang- binatang peliharaan seperti kadal, hamster, landak dan aneka binatang unik lainnya memiliki risiko kesehatan yang buruk terhadap anak-anak dan orangtua.

Hasil penelitian tersebut menyatakan, sebaiknya teliti dulu kondisi kesehatannya. Beberapa kura-kura diduga dapat menularkan sejumlah penyakit seperti rabies dan salmonella. Hewan lain yang patut diwaspadai adalah iguana dan monyet yang dapat menyebabkan infeksi atau alergi akibat gigitan dan cakarannya.

Umumnya, tubuh anak-anak memang mudah tertular penyakit. Sebab, jaringan imun yang masih belum sempurna. Sebaiknya, anak di bawah usia lima tahun tidak memelihara binatang yang terbilang unik seperti iguana atau monyet. Disarankan pula, untuk tidak melakukan kontak langsung terhadap hewan yang berada di kebun binatang ataupun tempat umum lainnya.

Penelitian tersebut juga mengambil contoh sejumlah keluarga di Amerika yang memiliki seekor atau lebih binatang peliharaan.

Kepala penelitian Larry Pickering mengatakan bahwa berdasarkan laporan yang diperoleh, terdapat 11 persen dari kasus salmonella yang terjadi pada anak-anak ditularkan oleh kadal, kura-kura, dan hewan reptil lainnya. Selain itu, hamster dapat pula menularkan kuman yang menyebabkan diare, demam, dan kram perut.

“Banyak orangtua yang tidak mengerti akan aneka infeksi yang dapat diderita oleh anak-anak. Karena, mereka tidak mengecek kondisi kesehatan hewan pemeliharaan yang terbilang unik,” ujarnya.

Dokter asal Chicago ini menyatakan, hewan peliharaan yang unik berpotensi menyebabkan kematian. Rata-rata serangan atau gigitan binatang tersebut jauh lebih berbahaya daripada anjing atau kucing. Cakaran maupun goresan yang ditimbulkan mampu membuat risiko negatif lima kali lebih besar pada tubuh anak-anak.

Lebih dari empat juta anak-anak di Amerika Serikat memelihara reptil dan landak sebagai hewan peliharaan. Dan ternyata, setelah dideteksi beberapa anggota keluarga terdapat dua atau lebih jenis bakteri salmonella pada tulang punggung mereka.

Landak dapat menjadi binatang yang berbahaya karena duri pada kulitnya dapat membawa bakteri yang menyebabkan demam dan sejumlah penyakit perut.

Penelitian yang dilakukan Dr Joseph Bocchini ini memperlihatkan penyakit yang berasal dari infeksi tertular kepada anak balita tersebut akibat bakteri salmonella yang tertular dari iguana sebagai hewan peliharaan mereka. Anak tersebut harus mendapat perawatan lebih dari empat minggu di rumah sakit, sebelum akhirnya dapat kembali pulang ke rumahnya.

“Dengan perhatian yang cukup dari orangtua seperti selalu mencuci tangan anakanaknya sesudah memegang hewan peliharaannya maka itu menjadi pencegahan awal terhindar dari penyakit. Namun, sebaiknya, anak-anak setelah berusia lima diperbolehkan memelihara binatang,” ujar Bocchini.

Contoh lainnya seperti yang pernah terjadi di Amerika Serikat pada 2003, saat satu keluarga tertular penyakit cacar monyet setelah mereka memelihara seekor anjing yang terinfeksi kuman tersebut.

Karena itu, jelas Bocchini, sebaiknya hindari memelihara hewan jika salah satu anggota keluarga masih bayi atau belum berusia lima tahun ke atas.

Add comment Oktober 15, 2008

Cegah Penyakit Berbahaya dengan Pola Hidup Sehat

<!––> <!––>
Foto : Corbis

ERA modern juga mempengaruhi kesehatan masyarakat. Banyak penyakit berasal dari pola hidup yang tidak sehat, semisal mengonsumsi kolesterol, tidak banyak bergerak, merokok, atau mengosumsi fast food.

“Terapkan pola hidup dan perilaku hidup sehat untuk menghindari penyakit-penyakit berbahaya,” saran dokter bagian general check up dari RS Telogorejo, Semarang, Dr Hinarto Utomo.

Satu poin penting lagi adalah pemeriksaan kesehatan pranikah juga dilakukan untuk kedua pasangan, bukan hanya salah satu dari mereka. Ajak calon pasangan Anda untuk segera berkonsultasi dengan dokter terdekat, karena penyakit yang dapat dideteksi secara dini sebagian besar dapat ditangani sebelum berlangsungnya prosesi pernikahan Anda berdua.

Hal ini penting dilakukan agar tidak timbul penyesalan setelah menikah, hanya gara-gara penyakit yang sebenarnya bisa disembuhkan dari jauh-jauh hari. Ada baiknya jika Anda menuntaskan dulu pengobatan, baru kemudian menyusun kembali rencana pernikahan yang diidamkan.

Kenyataannya, tidak jarang banyak calon pengantin yang enggan melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum melangsungkan pernikahan.

“Pemeriksaan kesehatan pranikah bukan untuk membatalkan pernikahan ketika salah satu pasangan diketahui mengidap penyakit. Bila salah satu pasangan diketahui bermasalah disarankan untuk menunda kehamilan terlebih dahulu,” sebut Dr Hinarto.

Kendati demikian, budaya malu dan tidak saling terbuka antarpasangan masih membelenggu calon pengantin untuk melakukan pemeriksaan kesehatan pranikah. Ini adalah hambatan terbesar tindakan check up sebelum menikah.

Jika tidak diantisipasi sedini mungkin, andaikata ada penyakit yang berbahaya bagi keduanya, kondisi yang terjadi adalah sikap saling menyalahkan di antara keduanya.

Nah, bila pemeriksaan dilakukan, hasilnya dapat diketahui penyakit-penyakit yang kalau tidak segera ditanggulangi dapat membahayakan calon pengantin, termasuk keturunan mereka kelak.

Misalkan, diketahui keduanya menderita penyakit genetika atau faktor bawaan seperti diabetes, asma, epilepsi, maka secara medis sudah dipastikan anaknya bakal mengidap penyakit yang sama.

Dalam kasus ini,terapi penyembuhannya dapat segera dilakukan. Apabila dari hasil tes diketahui ternyata mengidap penyakit fisik, semisal TBC, radang paru serta hepatitis B, maka dapat segera disembuhkan sehingga jangan sampai menularkan kepada pasangan.

Sebagai contoh, calon mempelai pria diketahui menderita penyakit kelamin dapat segera ditangani dengan menjalani pengobatan atau dan saat menikah wajib memakai kondom selama berhubungan seksual agar tak menular pada sang istri.

Langkah-langkah melakukan pemeriksaan kesehatan pranikah ini sebenarnya mudah saja dan tidak selalu memerlukan biaya besar. Tak perlu langsung ke dokter spesialis, konsultasi saja ke dokter puskesmas ataupun melalui dokter umum.

“Sebenarnya tinggal bagaimana kesadaran dan kemauan calon pengantin berdua,” pungkas pria ramah ini.

Add comment Oktober 15, 2008

Pola Hidup Sehat Cegah Kangker

AW Corner

<!—-> Selama ini, penyakit kanker dianggap sebagai salah satu penyebab kematian yang sangat membahayakan, selain penyakit jantung. Namun, berbagai penelitian masih belum mampu menemukan obat yang benar-benar manjur untuk penyakit tersebut. Karena itu, tak salah jika ada yang mengatakan, cara terbaik adalah dengan mencegahnya.

Mencegah dengan cara apa? Hal yang paling sering dianjurkan adalah dengan melakukan pola hidup sehat. Dan, ternyata memang hal ini terbukti. Setidaknya oleh penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan diĀ  Preventive Medicine Research Institute di Sausalito, California, Amerika Serikat (AS). Pola hidup sehat para relawan yang diteliti terbukti mampu mengubah gen mereka sehingga efektif untuk mencegah penyakit kanker.

Ilmuwan yang dipimpin Dr Dean Ornish dalam laporannya di Proceedings of the National Academy of Sciences mengungkapkan, terjadi sekitar 500 perubahan gen pada orang yang mempunyai pola hidup sehat. Perubahan itu termasuk 48 gen yang hidup dan 453 gen yang mati. Gen yang hidup adalah gen yang dapat mencegah penyakit. Sementara gen yang mati merupakan gen pemicu penyakit, termasuk penyakit kanker payudara dan kanker prostate.

Dalam penelitian ini, para ilmuwan tersebut melakukan penelitian terhadap 30 pria. Mereka mendapat perlakukan pola hidup sehat yang berbeda dari kesehariannya. Selama tiga bulan, para pria itu hanya memakan buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian. Mereka juga melakukan berbagai aktivitas olahraga tingkat menengah seperti jalan kaki selama setengah jam per hari. Sebagai penyempurna, para pria itu diminta melakukan satu jam relaksasi seperti meditasi.

Hasilnya, para pria itu mengalami penurunan berat badan ke tingkat yang ideal, penurunan tekanan darah, serta menunjukkan tanda-tanda tubuh sehat lainnya. Dr Dean menegaskan bahwa temuannya adalah bukti nyata bahwa penyakit kanker memang berhubungan dengan gen dan hal itu berhubungan dengan pola hidup sehat.

Jadi, sudah seberapa sehatkah pola hidup Anda?

Add comment Oktober 14, 2008


SELAMAT DATANG

Ass ..... Selamat Datang Web Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan ini merupakan Langkah awal dari Situs Web Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan yang masih dalam proses pembuatan ,terima kasih diucapkan buat Seluruh Pihak yang Telah mendukung sehingga Situs Web Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan dapat Online, Kami persilahkan untuk mempergunakan data yang tersedia, Kami juga mohon dukungan kritik dan saran yang membangun dari rekan - rekan untuk mencapai kesempurnaan dalam penyajian informasi Kesehatan yang bermanfaat bagi Kami, Kita semua dan Masyarakat. Apabila terdapat kesalahan dalam penulisan KAMI-MOHON-MAAF, Semoga dimaklumi Pengelola SIK Lampung Selatan

Kategori

TANGGALAN

Oktober 2008
S S R K J S M
« Sep   Des »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
Image and video hosting by TinyPic

FORUM DISKUSI KESEHATAN

Image and video hosting by TinyPic

GOUP FACEBOOK DINKES LAMSEL

Image and video hosting by TinyPic

Arsip

Alamat Link Kesehatan

Blogroll

Download

PUSKESMAS

Komentar

p4n5 di Mengubah Wajah 10 Ribu De…
Sandy Gunarso WIjoyo di Mengubah Wajah 10 Ribu De…
p4n5 di SURVEILANS PENYAKIT DAN MASALA…
Yuki di FAKTA FLU BABI
accimun di Pengertian, Definisi dan Cara …

Status

Image and video hosting by TinyPic

Tulisan Teratas

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic