Tips dan Cara Mengobati & Mengatasi Diare / Mencret / Buang Air Besar – Pengobatan / Penyembuhan / Sembuh Penyakit Masyarakat
Juli 9, 2008
Terkadang kita sebagai manusia lalai terhadap kesehatan tubuh kita, sehingga tidak bisa menghindarkan diri dari makanan yang tidak higienis atau bersih dari segala macam bibit kuman dan penyakit. Apabila kita makanan yang tidak higienis maka kita bisa terserang penyakit pencernaan yang salah satu akibatnya adalah diare atau mencret-mencret. Selain itu diare dapat disebabkan oleh keracunan bahan kimia dalam makanan, masuk angin, dehidrasi (kekurangan cairan tubuh) dan lain sebagainya.
Diare adalah suatu kondisi di mana seseorang buang air besar berkali-kali dalam satu hari yang melebihi batas normal dan tinja atau feses yang keluar berupa cairan encer atau kental disertai angin / kentut dari dalam perut. Berikut di bawah ini adalah 4 (empat) teknik atau cara untuk menanggulangi diare atau mencret-mencret.
1. Minum Air Putih yang Banyak
Sering-seringlah minum air putih yang banyak karena dengan sering buang air besar maka tubuh akan kehilangan banyak cairan yang harus selalu digantikan dengan cairan yang baru. Setiap setelah BAB minumlah satu atau dua gelas air putih atau air mineral yang bersih dan sudah dimasak.
Minumlah oralit yang merupakan larutan gula garam untuk membantu pembentukan energi dan menahan diare / berak setelah habis BAB. Hindari minum kopi, teh dan lain sebagainya yang mampu merangsang asam lambung.
2. Makan Makanan Khusus
Hindari makan makanan yang berserat seperti agar-agar, sayur dan buah karena makanan berserat hanya akan memperpanjang masa diare. Makanan berserat hanya baik untuk penderita susah buang air besar.
Bagi penderita diare sebaiknya makan makanan rendah serat dah halus seperti bubur nasi atau nasi lemes dengan lauk telur asin. Di sini nasi akan menjadi gula untuk memberikan energi, sedangkan telur asin akan memberikan protein dan garam untuk menahan mencret dan sebagai zat pembangun tubuh. Hindari makan makanan di luar sembarangan serta makanan yang pedas mengandung cabai dan lada.
3. Istirahat yang Cukup
Tidak dapat dipungkiri bahwa orang yang buang-buang air akan terasa lemah, lemas, lesu, kurang bergairah, dan sebagainya. Untuk itu bagi anda yang sudah merasa sangat lemas sebaiknya meminta izin sekolah atau kantor untuk menghindari dari kemungkinan yang terburuk atau memalukan di tempat umum. Tidur sebanyak-banyaknya namun tidak melupakan waktu makan makanan dan obat harus teratur, banyak minum, beribadah dan berdoa dan lain-lain.
4. Minum Obat Dengan Dosis yang Tepat
Ada baiknya anda berkonsultasi dengan dokter dan meminta obat yang tepat untuk anda, karena setiap orang memiliki karakteristik masing-masing dalam pemilihan obat. Rumah sakit, dokter praktek, puskesmas atau balai pengobatan lain yang sesuai izin depkes adalah pilihan yang tepat karena memiliki dokter yang baik dengan obat-obatan yang baik pula. Bila anda ragu datangi saja dokter lain untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Setalah mendapatkan obat minumlah obat itu sesuai dosis yang waktu yang telah ditentukan. Biasanya dokter akan memberikan obat mules, obat mencret, vitamin dan antibiotik. Untuk obat mules dan mencret sebaiknya diminum jika perut mulas dan diare saja dan hentikan jika sudah berhenti mules dan diare. Sedangkan untuk antibiotik wajib dihabiskan agar kuman dan bibit penyakit lainnya mati total dan tidak membentuk resistensi. Untuk vitamin terserah anda mau dihabiskan atau tidak, akan tetapi tidak ada salahnya jika dihabiskan karena vitamin baik untuk anda asalkan tidak berlebihan.
Entry Filed under: Pelayanan. Tag: Diare, Kesehatan, Mencret, Pengobatan, Penyembuhan, Tips.
5 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed











1.
Anief | November 25, 2008 at 2:01 am
Thanks banget atas infonya. G tw aj nich qo tiba2 q diare. Trakhr kali jg 2mggu lalu. Itu pun jg g tw,qo tiba2 diare pdhl sblumnya ga pernah.
2.
p4n5 | Februari 12, 2009 at 5:47 am
Untuk mengatasi diare tentunya dengan minum yang banyak seperti oralit dan cairan yang lainnya untuk menghindari terjadinya dehidrasi, bila masih berlanjut harus dirujuk kerumah sakit untuk penenganan serius seperti pemberian infus dan sebaginya, yang meninggal di lampung selatan tahun 2008 ada 3 anak di merbau mataram, way muli dan branri raya
3.
Intan | Februari 15, 2009 at 2:51 am
kalo untuk anak 2 thn buang air gak sering, misalnya 2x 24jm tapi mencret, sakit perut dan muntah (mungkin karena enek) juga tidak mau makan, bagaimana cara ngatasinnya ya ? sebelumnya badan hangat 36.7C tapi skg sdh tdk hangat lg….
4.
p4n5 | Februari 16, 2009 at 2:59 am
anak dikatakan diare bila buang air > 2 kali dalam satu hari, bentuk cair/lembek. cara mengatasi beri cairan/minum (oralit) dan obat anti diare. suhu normal tubuh 37. bila masih mencret sebaiknya bw ke yankes.
5.
tomy | April 29, 2009 at 7:15 am
untuk mengatasi diare yang lebih komplit apa bila anda terserang penyakit diare segerahlah anda minum air yang banyak dan makan makanan yang tidak mengandun serat seperti pepaya agar2 makanlah makanan yang tidak berserat seperti nasicampur sayur, dan lain2 yang penting ntidak berserat okey atau minum oralit., dan apa bila tidak sembuh juga segeralah kepuskesmas atau kerumah sakit untuk pengobatan selanjutnya…………………….
itu saja dari sya wassalam ………………..