Archive for Juli, 2008

Wortel Dapat Kurangi Resiko Kanker

Wortel (Daucus Carota) merupakan jenis sayuran terpopuler kedua di dunia setelah kentang, selain mempunyai kandungan vitamin A yang tinggi (12.000 Satuan Internasional/SI) wortel juga berkhasiat menyembuhkan beberapa jenis penyakit.
Seperti yang dilansir dari situs BBC News baru-baru ini Dr Kirsten Brandt dan beberapa peneliti dari University of New Castle menemukan adanya senyawa yang bisa menurunkan resiko perkembangan kanker dalam sayuran berwarna oranye itu.
Hasil penelitian mereka yang dipublikasikan dalam the Journal of Agricultural and Food Chemistry edisi 5 Februari 2005 menyebutkan, umbi akar yang tumbuh baik di daerah pegunungan dengan ketinggian sekitar 1.200 di atas permukaan laut itu mengandung komponen pestisida alami yang disebut falcarinol (C17H24O).

Dari penelitian tim Dr Brandt terhadap 24 tikus dengan tumor pra-kanker itu diperoleh kesimpulan bahwa falcarinol dapat mengurangi resiko perkembangan kanker hingga sepertiga dari biasanya.
Kesimpulan itu dibuat karena setelah 18 minggu tikus-tikus yang mengkonsumsi wortel dan suplemen falcarinol dalam pakan mereka perkembangan tumornya sepertiga lebih kecil jika dibandingkan dengan tikus yang hanya mendapatkan pakan biasa.

Falcarinol bukan senyawa kimia yang berbahaya dan dalam jumlah tertentu punya kemampuan merangsang mekanisme tubuh untuk melawan kanker.
Akibat fatal dari mengkonsumsi falcarinol hanya akan terjadi kalau seseorang memakan 400 kilogram wortel sekali makan.

Dr Brandt menjelaskan, penelitian tentang falcarinol dalam wortel dilakukan setelah dipublikasikannya berbagai studi terkini mengenai senyawa tersebut.
Selama ini para peneliti mengetahui bahwa wortel merupakan bahan makanan yang sangat bagus untuk kesehatan dan dapat menurunkan resiko kanker tetapi kita belum tahu unsur mana yang memiliki efek khusus itu.

Ia menyebutkan, setelah mengetahui keberadaan dan pengaruh falcarinol pada perkembangan kanker, para ilmuwan akan melakukan penelitian lanjutan untuk mengetahui kuantitas falcarinol yang tepat untuk mengurangi resiko perkembangan kanker secara optimal.
Mengingat varietas, bentuk, warna dan ukuran wortel yang beragam kata Dr Brandt, peneliti juga masih harus melakukan penelitian untuk menemukan jenis wortel yang memiliki efek paling baik untuk mengurangi resiko kanker.

Sebentar lagi mungkin tidak ada lagi yang menyarankan orang untuk mengkonsumsi lima porsi buah dan sayur setiap hari, tetapi menyarankannya untuk mengkonsumsi wortel dengan jumlah tertentu.

Namun karena penelitian itu menggunakan wortel mentah, peneliti belum bisa merekomendasikan apakah mengkonsumsi wortel matang dan jus wortel juga akan memberikan efek yang sama.
Dr Brandt hanya menyarankan agar konsumen memakan sebuah wortel kecil bersama aneka sayur dan buah yang lain setiap hari.

Untuk mengurangi resiko kanker dan penyakit serius lainnya dia juga menyarankan agar orang setidaknya mengkonsumsi lima porsi sayur dan buah berbeda setiap hari sebagai bagian dari makanan yang sehat dan berimbang.

Tapi orang seharusnya tidak berfikir bahwa makan wortel sehari dapat meniadakan efek coklat dan burger.
Ke depan katanya penelitian itu diharapkan bisa menjadi jalan bagi penemuan obat anti kanker generasi baru sekaligus memberikan tip pada produsen wortel tentang metode terbaik menanam wortel.

Dr Brandt juga mengatakan bahwa pihaknya akan memperluas spektrum penelitian serupa pada jenis sayuran yang lain.
Pemanfaatan aneka bahan makanan alami dalam pengobatan sudah dilakukan sejak dulu dan tidak sedikit yang berhasil sehingga bapak kedokteran Hippocrates pun mengatakan “biarkan makanan menjadi obat bagimu.”

Info Keluarga Sehat.com

Juli 24, 2008 at 5:19 am Tinggalkan Komentar

Khasiat Dan Manfaat Buah-Buahan Alami Bagi Tubuh Manusia – Ilmu Kesehatan Masyarakat

Buah adalah salah satu jenis makanan yang memiliki kandungan gizi, vitamin dan mineral yang pada umumnya sangat baik untuk dikonsumsi setiap hari. Dibandingkan dengan suplemen obat-obatan kimia yang dijual di toko-toko, buah jauh lebih aman tanpa efek samping yang berbahaya serta dari sisi harga umumnya jauh lebih murah dibanding suplemen yang memiliki fungsi yang sama.

Di bawah ini kita dapat melihat kandungan, khasiat dan manfaat sehat dari beberapa jenis buah yang ada di bumi :

1. BUAH TOMAT (TOMATO)
- tomat mengandung vitamin A, B1 dan C.
- tomat dapat membantu membersihkan hati hati dan darah kita.
- tomat dapat mencegah beragam penyakit dan gangguan kesehatan lain seperti :
a. gusi berdarah.
b. rabun senja / kotok ayam.
c. penggumpalan darah.
d. usus buntu.
e. kanker prostat dan kanker payudara.

2. BUAH PEPAYA (PAPAYA)
- pepaya mengandung vitamin C dan provitamin A.
- pepaya dapat membantu memecah serat makanan dalam sistem pencernaan.
- pepaya dapat mebuat lancar saluran pencernaan makanan.
- pepaya dapat menanggulangi atau mengobati beragam penyakit dan gangguan kesehatan lain seperti :
a. menyembuhkan luka.
b. menghilangkan infeksi.
c. menghilangkan alergi

3. BUAH PISANG (BANANA)
- pisang mengandung vitamin A, B1, B2 dan C.
- pisang dapat membantu mengurangi asam lambung.
- pisang bisa membantu menjaga keseimbangan air dalam tubuh.
- pisang dapat menanggulangi atau mengobati beragam penyakit dan gangguan kesehatan lain seperti :
a. gangguan pada lambung.
b. penyakit jantung dan stroke
c. stress
d. menurunkan kadar koleterol dalam darah.

4. BUAH MANGGA (MANGO)
- mangga mengandung vitamin A, E dan C.
- mangga dapat bertindak sebagai disinfektan.
- mangga dapat membersihkan darah.
- mangga dapat menanggulangi atau mengobati beragam penyakit dan gangguan kesehatan lain seperti :
a. bau badan / bb / bau tubuh yang tidak enak.
b. menurunkan panas tubuh saat demam.

5. BUAH STRAWBERRY (STRAWBERRY)
- stoberi mengandung provitamin A, vitamin B1, B dan C.
- stobery mengandung antioksidan untuk melawan zat radikal bebas.
- strawbery memiliki kegunaan / fungsi kesehatan lain seperti :
a. mengobati gangguan kesehatan pada kandung kemih.
b. menjadi anti virus
c. menjadi anti kanker

6. BUAH APEL (APPLE)
- apel mengandung vitamin A, B dan C.
- aple dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
- apel mempunyai kegunaan / fungsi kesehatan lain seperti :
a. menjadi zat anti kanker.
b. mengurangi nafsu makan yang terlalu besar.

7. BUAH JERUK (ORANGE)
- jeruk mengandung vitamin A, B1, B2 dan C.
- jeruk mengandung antikanker bagi tubuh.
- jeruk dapat mencegah dan mengobati beragam penyakit dan gangguan kesehatan lain seperti :
a. mengobati sariawan.
b. menurunkan resiko terkena kardiovaskuler, kanker, dan katarak.

8. BUAH PEAR / PIR (PEAR)
- pear mengandung vitamin C dan provitamin A.
- pear mengandung anti oksidan yang baik untuk menjaga kesehatan.
- pear dapat mencegah beragam penyakit dan gangguan kesehatan lain seperti :
a. menurunkan demam / panas tubuh.
b. mengencerkan dan menhilangkan dahak pada batuk berdahak.

9. BUAH JAMBU BIJI MERAH / JAMBU MERAH (GUAVA)
- jambu merah mengandung vitamin C yang sangat banyak.
- jambu merah mengandung zat antioxidan dan antikanker.
- jambu merah mempunyai kegunaan / fungsi kesehatan lain seperti :
a. menurunkan kadar kolesterol darah
b. mengobati infeksi.
c. menjaga mengobati sariawan.
d. memperlancar peredaran darah.
e. melancarkan saluran pencernaan.
f. mencegah konstipasi.

10. BUAH SEMANGKA (WATERMELON)
- semangka mengandung vitamin C dan provitamin A.
- semangka dapat menjadi antialergi.
- semangka mempunyai kegunaan / fungsi kesehatan lain seperti :
seperti :
a. menurunkan kadar kolesterol.
b. mencegah dan menahan serangan jantung.

11. BUAH MELON (HONEYDEW)
- melon mengandung vitamin C dan provitamin A.
- melon mengandung zat anti kanker dan anti oksidan.
- melon mempunyai kegunaan / fungsi kesehatan lain seperti :
a. mencegah darah menggumpal.
b. membersihkan kulit.
c. menlancarkan saluran pencernaan.
d. menurunkan kadar kolestrerol.

12. BUAH WORTEL (CARROT)
- wortel kaya akan vitamin A.
- wortel baik untuk menjaga kesehatan mata.
- wortel mempunyai kegunaan / fungsi kesehatan lain seperti :
a. meningkatkan kekebalan dan ketahanan tubuh jasmani.
b. menjaga hati tetap sehat.

13. BUAH BELIMBING (STAR FRUIT)
- belimbing mengandung vitamin C dan provitamin A.
- belimbing dapat membantu memperlancar pencernaan makanan.
- belimbing mempunyai kegunaan / fungsi kesehatan lain seperti :
a. menurunkan tekanan darah.
b. menurunkan kadar / tingkat kolesterol dalam tubuh.

14. BUAH NANAS (PINEAPPLE)
- nanas mengandung vitamin B dan C.
- nanas dapat mencegah terkena serangan jantung dan stroke / struk.
- nenas dapat mengobati beragam penyakit dan gangguan kesehatan lain seperti :
a. menyembuhkan luka.
b. menyembuhkan infeksi pada saluran pencernaan.

Untuk menjadi sehat alami tanpa bahan kimia makanlah berbagai buah secukupnya setiap hari demi kesehatan badan kita yang sangat berharga.

Juli 17, 2008 at 5:52 am 3 komentar

Jangan Buru-buru Cium Gue…

Jangan keburu grusa-grusu dulu. Kalimat di atas bukan judul sekuel kedua film Buruan Cium Gue yang dikoyak-koyak dari peredaran beberapa waktu lalu. Melainkan sari berita baik dan buruk tentang dunia cium-mencium.

Boleh percaya boleh tidak, fakta di balik ciuman ternyata lebih bikin deg-degan ketimbang fimnya!

Berita baiknya dulu, silakan catat, ciuman bisa membuat pelakunya lebih sehat, secara fisik maupun psikis. Artinya, di samping untuk memuaskan hasrat, ciuman memang punya manfaat nyata. Tapi, ada tapinya lo, ciuman itu ternyata bisa juga menjadi vektor (perantara) menularnya penyakit-penyakit tertentu. Yang kalau disepelekan, dampaknya bisa menyeramkan.

Bahaya pakai lidah

  • Ciuman, apa pun gayanya, tentu melibatkan kontak bibir. Kecuali ciuman jarak jauh, atau cium kangen yang dititipkan pada surat cinta atau angin puting beliung.

Saat kontak bibir itulah, proses penularan sejumlah penyakit sangat mungkin terjadi. Memang prosesnya tidak bisa disamaratakan untuk semua penyakit. Namun, tetap saja harus membuat siapa pun orangnya, berhati-hati sebelum mencium.

Misalnya, saat mencium orang yang riwayat kesehatannya belum diketahui secara pasti, seperti pacar baru, calon pacar, kenalan di bioskop, teman lama yang telah 15 tahun tak bertemu, dan sejenisnya. Kalau nekat, apalagi dilakukan di depan umum, bukan cuma da’i kondang Aa Gym yang bakal tidak setuju, drg. Sunarso B., M.Sc., ahli mikrobilogi oral dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia pun geleng-geleng kepala.

Menurut Sunarso, penularan penyakit lewat ciuman memang kerap ditanyakan awam. Pertanyaan yang paling sering diajukan, apakah ciuman bisa menularkan virus HIV/AIDS? Masih kata Sunarso, hingga saat ini kalangan dokter baru meyakini empat media penularan HIV/AIDS. Yakni lewat hubungan seksual (heteroseksual maupun homoseksual), tranfusi
darah, pemakaian jarum suntik secara bersama-sama, dan lewat plasenta (dari ibu ke bayi yang dikandung).

Transmisi HIV lewat ciuman sampai saat ini belum bisa dibuktikan. Barangkali, karena jumlah virus HIV di dalam air ludah relatif  lebih kecil ketimbang di dalam darah, air mani, atau cairan vagina. Selain itu, air ludah mengandung bahan-bahan penghambat pertumbuhan mikroorganisme, seperti enzim lisosim dan laktoperosidase, serta sekretori imunoglobulin-A. Sebab lainnya, virus HIV hanya bermarkas di dalam sel limfosit-T, yang daerah kekuasaannya ada di dalam darah.

Menurut Sunarso, jika ciuman hanya berupa cipok, ciuman ringan, kecupan sayang, cium kening, pipi, atau bibir luar saja, HIV diyakini tidak menular. Tetapi jika aksinya menjurus pada french kissing yang penuh birahi dan menyertakan lidah sebagai faktor penambah nikmat, sehingga terjadi pertukaran cairan mulut, maka bisa saja HIV bermigrasi. Lebih-lebih jika terdapat luka di mulut, baik berupa lecet ringan, seriawan, maupun radang.

Celakanya, keberadaan luka kadang tidak disadari. Bisa karena begitu kecil, sehingga tidak dirasa sama sekali. Namun, karena ukuran virus atau bakteri jauh lebih renik, maka luka sekecil apa pun tetap bisa menjadi jalan masuk bagi makhluk-makhluk tak kasat mata telanjang ini.

Di luar HIV, masib ada sederet lagi penyakit infeksi yang bisa menular lewat french hissing. Dari deretan virus, misalnya, terdapat hepatitis (A, B, maupun C), dan herpes labialis. Balikan menurut Sunarso, keduanya memiliki risiko penularan lebih tinggi daripada HIV. Dari kelompok bakteri, ada sifilis, gonore (GO), dan tuberkulosis. Sedangkan dari kelas jamur ada Candida albicans.

Romantis tapi mematikan

  • Umumnya penyakit yang menular lewat ciuman adalah penyakit menular seksual (PMS) yang disebabkan infeksi.

Hal ini wajar, karena makhluk-makhluk “halus” itu memang suka sekali keluyuran dari satu korban ke korban lain dengan cara menumpang cairan tubuh. Namun, meski tak ada riwayat infeksi, setiap orang tetap harus berhati-hati, terutama mereka yang alergi terhadap makanan tertentu.

David Steensma, dokter ahli hematologi di RS Mayo Clinic, Amerika Serikat, pernah melaporkan sebuah kasus unik.

Dia menangani seorang wanita muda (20 tahun) yang masuk instalasi rawat darurat akibat terlalu hot berciuman, dan jelas bukan sembarang ciuman. Ternyata, satu jam sebelum masuk rumah sakit, si cewek mendapat kado dari kekasihnya.Kadonya begitu istimewa, ciuman selamat malam yang sangat menggairahkan.

Namun, selang satu menit kemudian, muncul reaksi alergi di bibirnya, yang makin lama makin parah. Disusul kulit memerah, perut kram, tenggorokan bengkak, dan saluran napas menyempit sehingga dia susah bernapas. Kepada Steensma, si cewek mengaku punya riwayat alergi udang dan kerang-kerangan. Usut punya usut akhirnya ketahuan, ciuman fantastis itulah biang keladinya. Karena “kado mematikan” itu dihadiahkan kurang dari satu jam setelah si cowok makan udang.

Lewat kontak mulut, bahan alergen dari udang tampaknya ngelencer dari mulut si cowok ke mulut pacarnya. Kasus ini sekaligus membuktikan, pengidap alergi makanan wajib waspada tidak hanya terhadap apa yang dimakan, tapi juga berhati-hati terhadap orang yang menciumnya. Kecuali memang ingin berurusan dengan selang infus rumah sakit.

Namun, seperti dibilang Bryant Stamford, Ph.D., profesor dan direktur Health Promotion Center di University of Louisville, dampak ciuman tak 100% menakutkan. Soalnya, pada saat melakukan ciuman, kecepatan metabolisme meningkat dua kali lipat. Artinya, pembakaran kalori juga meningkat. Meski demikian, Stamford mengingatkan, ciuman belum cukup dijadikan sebagai pengganti joging atau olahraga kardiovaskuler lainnya. “Semua hal bisa mempercepat detak jantung. Itu hanya masalah adrenalin,” tandasnya.

Sementana Joy Davidson, Ph.D., psikolog dan seksolog di Seattle mengatakan, “Ciuman adalah meditasi sensual yang bisa meredakan ketegangan pikiran.” Ketika seseorang melakukannya dengan orang yang ia cintai, suami atau istrinya, tubuhnya akan mengalami perubahan fisiologis yang mirip ketika melakukan meditasi. Jika dilakukan secara rutin, tradisi sun sing suwe yang dilandasi kasih sayang bisa membuat pelakunya lebih berdaya tahan, awet muda, dan panjang umur.

Jelas sudah, berciuman memang tidak bisa dilakukan sembarangan. Yang paling penting, pastikan yang Anda cium bukan pacar, istri, atau suami orang!

Juli 17, 2008 at 3:47 am Tinggalkan Komentar

Tinjauan Umum Kesehatan Reproduksi Remaja

Seksualitas dan kesehatan reproduksi remaja didefinisikan sebagai keadaan sejahtera fisik dan psikis seorang remaja, termasuk keadaan terbebas dari kehamilan yang tak dikehendaki, aborsi yang tidak aman, penyakit menular seksual (PMS) ter-masuk HIV/AIDS, serta semua bentuk kekerasan dan pemaksaan seksual (FCI, 2000).

Mengapa Kesehatan Reproduksi Remaja Sangat Penting?

Masa remaja adalah masa transisi antara masa kanak-kanak dengan dewasa dan relatif belum mencapai tahap kematangan mental dan sosial sehingga mereka harus menghadapi tekanan-tekanan emosi dan sosial yang saling bertentangan. Banyak sekali life events yang akan terjadi yang tidak saja akan menentukan kehidupan masa dewasa tetapi juga kualitas hidup generasi berikutnya sehingga menempatkan masa ini sebagai masa kritis.

Di negera-negara berkembang masa transisi ini berlangsung sangat cepat. Bahkan usia saat berhubungan seks pertama ternyata selalu lebih muda daripada usia ideal menikah (Kiragu, 1995:10, dikutip dari Iskandar, 1997).

Pengaruh informasi global (paparan media audio-visual) yang semakin mudah diakses justru memancing anak dan remaja untuk mengadaptasi kebiasaan-kebiaasaan tidak sehat seperti merokok, minum minuman berakohol, penyalahgunaan obat dan suntikan terlarang, perkelahian antar-remaja atau tawuran (Iskandar, 1997). Pada akhirnya, secara kumulatif kebiasaan-kebiasaan tersebut akan mempercepat usia awal seksual aktif serta mengantarkan mereka pada kebiasaan berperilaku seksual yang berisiko tinggi, karena
kebanyakan remaja tidak memiliki pengetahuan yang akurat mengenai kesehatan reproduksi dan seksualitas serta tidak memiliki akses terhadap informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi, termasuk kontrasepsi.

Kebutuhan dan jenis risiko kesehatan reproduksi yang dihadapi remaja mempunyai ciri yang berbeda dari anak-anak ataupun orang dewasa. Jenis risiko kesehatan reproduksi yang harus dihadapi remaja antara lain adalah kehamilan, aborsi, penyakit menular seksual (PMS), ke-kerasan seksual, serta masalah keterbatasan akses terhadap informasi dan pelayanan kesehatan. Risiko ini dipe-ngaruhi oleh berbagai faktor yang saling
berhubungan, yaitu tuntutan untuk kawin muda dan hubungan seksual, akses terhadap pendidikan dan pekerjaan, ketidaksetaraan jender, kekerasan seksual dan pengaruh media massa maupun gaya hidup.

Khusus bagi remaja putri, mereka kekurangan informasi dasar mengenai keterampilan menegosiasikan hubungan seksual dengan pasangannya. Mereka juga memiliki kesempatan yang lebih kecil untuk mendapatkan pendidikan formal dan pekerjaan yang pada akhirnya akan mempengaruhi kemampuan pengambilan keputusan dan pemberdayaan mereka untuk menunda perkawinan dan kehamilan serta mencegah kehamilan yang tidak dikehendaki (FCI, 2000). Bahkan pada remaja putri di pedesaan, haid
pertama biasanya akan segera diikuti dengan perkawinan yang menempatkan mereka pada risiko kehamilan dan persalinan dini (Hanum, 1997:2-3).

Kadangkala pencetus perilaku atau kebiasaan tidak sehat pada remaja justru adalah akibat
ketidak-harmonisan hubungan ayah-ibu, sikap orangtua yang menabukan pertanyaan anak/remaja tentang fungsi/proses reproduksi dan penyebab rangsangan seksualitas (libido), serta frekuensi tindak kekerasan anak (child physical abuse).

Mereka cenderung merasa risih dan tidak mampu untuk memberikan informasi yang memadai mengenai alat reproduksi dan proses reproduksi tersebut. Karenanya, mudah timbul rasa takut di kalangan orangtua dan guru, bahwa pendidikan yang menyentuh isu perkembangan organ reproduksi dan fungsinya justru malah mendorong remaja untuk melakukan hubungan seks pranikah (Iskandar, 1997).

Kondisi lingkungan sekolah, pengaruh teman, ketidaksiapan guru untuk memberikan pendidikan kesehatan reproduksi, dan kondisi tindak kekerasan sekitar rumah tempat tinggal juga berpengaruh (O’Keefe, 1997: 368-376).

Remaja yang tidak mempu-nyai tempat tinggal tetap dan tidak mendapatkan perlin-dungan dan kasih sayang orang tua, memiliki lebih banyak lagi faktor-faktor yang berkontribusi, seperti: rasa kekuatiran dan ketakutan yang terus menerus, paparan ancaman sesama remaja jalanan, pemerasan, penganiayaan serta tindak kekerasan lainnya, pelecehan seksual dan perkosaan (Kipke et al., 1997:360-367). Para remaja ini berisiko terpapar pengaruh lingkungan yang tidak sehat, termasuk penyalahgunaan obat, minuman
beralkohol, tindakan kriminalitas, serta prostitusi (Iskandar, 1997).

Pelayanan Kesehatan Reproduksi bagi Remaja

Pilihan dan keputusan yang diambil seorang remaja sangat tergantung kepada kualitas dan kuantitas informasi yang mereka miliki, serta ketersediaan pelayanan dan kebijakan yang spesifik untuk mereka, baik formal maupun informal (Pachauri, 1997).

Sebagai langkah awal pencegahan, peningkatan pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi harus ditunjang dengan materi komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) yang tegas tentang penyebab dan konsekuensi perilaku seksual, apa yang harus dilakukan dan dilengkapi dengan informasi mengenai saranan pelayanan yang bersedia menolong seandainya telah terjadi kehamilan yang tidak diinginkan atau tertular ISR/PMS. Hingga saat ini, informasi tentang kesehatan reproduksi disebarluaskan dengan pesan-pesan yang samar dan tidak fokus, terutama bila mengarah pada perilaku seksual (Iskandar, 1997).

Di segi pelayanan kesehatan, pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak serta Keluarga Berencana di Indonesia hanya dirancang untuk perempuan yang telah menikah, tidak untuk remaja. Petugas kesehatan pun belum dibekali dengan kete-rampilan untuk melayani kebutuhan kesehatan reproduksi para remaja (Iskandar, 1997).

Jumlah fasilitas kesehatan reproduksi yang menyeluruh untuk remaja sangat terbatas. Kalaupun ada, pemanfaatannya relatif terbatas pada remaja dengan masalah kehamilan atau persalinan tidak direncanakan. Keprihatinan akan jaminan kerahasiaan (privacy) atau kemampuan membayar, dan kenyataan atau persepsi remaja terhadap sikap tidak senang yang ditunjukkan oleh pihak petugas kesehatan, semakin membatasi akses pelayanan lebih jauh, meski pelayanan itu ada. Di samping itu, terdapat pula hambatan legal yang berkaitan dengan pemberian pelayanan dan informasi kepada kelompok remaja (Outlook, 2000).

Karena kondisinya, remaja merupakan kelompok sasaran pelayanan yang mengutamakan privacy dan confidentiality (Senderowitz, 1997a:10). Hal ini menjadi penyulit, mengingat sistem pelayanan kesehatan dasar di Indonesia masih belum menempatkan kedua hal ini sebagai prioritas dalam upaya perbaikan kualitas pelayanan yang berorientasi pada klien

Juli 17, 2008 at 2:19 am 1 komentar

Remaja Berkepribadian Lemah dan Narkoba

Oleh: Sawitri Supardi-Sadarjoen

Anjuran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui pesan layanan singkat (SMS) untuk menghentikan penyalahgunaan dan kejahatan narkoba membuat orangtua harus meningkatkan kewaspadaan terhadap remaja yang rentan penyalahgunaan narkoba.

Masalah pokok remaja berpangkal pada pencarian identitas diri. Mereka mengalami krisis identitas karena untuk dikelompokkan ke dalam kelompok anak-anak merasa sudah besar, namun kurang besar untuk dikelompokkan dalam kelompok dewasa. Identitas diri adalah kepastian posisi sosial dalam lingkup pergaulan di mana seseorang berada.

Sejauh mana remaja mampu meraih identitas dirinya, tergantung dari sejauh mana remaja mampu mengendalikan luapan emosi saat merasa tersinggung oleh seseorang di sekitarnya; menempatkan diri dengan wajar dalam relasinya dengan teman sebaya; memperoleh tokoh idola untuk pencapaian identitas diri yang mantap, baik dalam kelompok rekan sebaya (peer) atau dalam keluarga; menerima diri apa adanya; mengendalikan intensitas emosi yang kurang menguntungkan karena keterbatasan tersebut dengan mengompensasi melalui pencapaian prestasi sekolah/sosialnya.

Selain itu sejauh mana mampu mengendalikan melambungnya ambisi dan angan-angan karena meningkatnya kebutuhan perkembangan sosialisasi; mengenali dan mendapat peluang melatih pengendalian kebutuhan biologis baru, dalam hal ini dorongan seksual, tanpa mengurangi pemanfaatan lingkungan pergaulan guna mencapai kemampuan sosialisasi seoptimal mungkin; serta merasa memperoleh pengertian dan dukungan orangtua dan keluarga dalam kondisi kerentanan oleh krisis identitas tersebut.

Bila jawaban atas pertanyaan tersebut meragukan, maka remaja akan terjebak dalam perkembangan pribadi yang ”lemah” dan rentan penyalahgunaan narkoba.

Hambatan proses sosialisasi bisa disebabkan faktor internal (psikis) maupun faktor eksternal (fisik).

Hambatan dalam proses sosialisasi merupakan manifestasi kelemahan fungsi kepribadian yang menyebabkan labilitas emosional sehingga tingkat toleransi stres pun relatif rendah. Ia mudah menyerah, kurang memiliki daya juang, dan rendah ketekunannya dalam belajar mengatasi masalah. Remaja tipe ini rentan terhadap pengaruh penyalahgunaan narkoba.

Penyebab lain

Beberapa penyebab lain adalah dinamika relasi khas antara faktor psikis dan fisik yang kurang menguntungkan remaja. Misalnya, badan terlampau gemuk atau kurus, sikap tertutup, teman terbatas, prestasi belajar antara sedang ke kurang, dan kurang berani menghadapi tantangan

Anak tipe ini biasanya kurang percaya diri sehingga rawan pemerasan/pemalakan. Awalnya dipaksa menyerahkan uang jajan sampai akhirnya dipaksa mencuri di rumah.

Hasil pemerasan langsung dibelikan narkoba dan sering terjadi anak dipaksa mencoba minuman keras atau narkoba yang dibeli dari hasil rampasan/pemerasan tadi.

Terbentuk pula kedekatan emosional anak dengan anggota geng lain dan jadilah ia anggota walaupun hanya anak bawang. Karena merasa harus diterima dalam lingkungan pergaulan, sikap loyal terhadap geng semakin kuat. Apa pun yang diminta rekan satu geng akan dipenuhi, apa pun korbannya. Kondisi ini diikuti peningkatan frekuensi bolos sekolah dan barang berharga di rumah menjadi kurang aman.

Beberapa faktor internal mirip hal di atas, tetapi keanggotaan terhadap geng diperoleh dengan pendekatan lebih luwes. Misalnya, anak diajak naik motor, diajari naik motor atau main gitar, untuk kemudian dijadikan obyek pemerasan. Karena khawatir kehilangan teman bermain, segala yang diminta pimpinan geng akan ia penuhi, termasuk merokok dan kemudian menggunakan narkoba.

Remaja yang sejak awal pubertas menunjukkan kurang suka belajar, sering bolos, dan menyukai permainan seperti pachinko atau permainan lain yang mengandung unsur perjudian biasanya mengalami ketidakpuasan emosional di rumah dan tidak mampu mengatasi permasalahan remaja dan gejolak jiwa remajanya. Ia frustrasi dan gelisah.

Keadaan ini sering dilatari sikap keluarga yang kurang sempat memerhatikan anak remajanya dan kurang memberi dukungan kasih serta perhatian bagi anak remaja untuk menyelesaikan masalah remaja tersebut. Keadaan frustrasi ini membuka peluang penggunaan narkoba sebagai cara remaja menyelesaikan masalahnya. Bila akhirnya keluarga mengetahui, reaksi lanjut pihak keluarga biasanya lebih tidak menguntungkan. Artinya, remaja semakin tenggelam dalam penggunaan narkoba sebagai jalan keluar masalahnya.

Remaja yang pada dasarnya memiliki predisposisi kondisi mental psikopat, artinya dari sejak usia 10-11 tahun sudah melakukan perjalanan jauh sendiri tanpa direncanakan, sering ”kabur” dari rumah, pergi tanpa pamit, menghamburkan uang saku, dan biasanya mendapat uang itu sebagai hasil curian. Manakala uang habis, ia akan kembali ke rumah dengan air muka seolah tidak bersalah.

Remaja dengan kecenderungan fungsi kepribadian psikopat tidak segan melakukan kekerasan dan mengancam. Remaja tipe ini pun rawan penyalahgunaan narkoba karena di bawah pengaruh narkoba remaja merasa keberaniannya bertindak antisosial dan agresi semakin meningkat.

Karena itu, waspadalah orangtua dan keluarga. Beri dukungan, kasih, dan pengertian yang pas kepada remaja kita agar tidak terjebak lingkup perkembangan pribadi yang lemah dan rentan penyalahgunaan narkoba.

Juli 15, 2008 at 4:05 am Tinggalkan Komentar

Penyebab Jerawat & Cara Mengobati/Membersihkan Jerawat Di Wajah/Muka Kita Yang Berjerawat

A. Arti Definisi / Pengertian Jerawat by Organisasi.Org

Jerawat adalah suatu kondisi kulit yang tidak normal di mana terjadi infeksi dan radang pada kelenjadi minyak pada kulit manusia. Jerawat bentuknya memang tidak sedap dipandang mata, mengganggu dan membuat kita tidak pede di depan umum. Jerawat pun juga terkadang berasa sakit jika disentuh sehingga kita ingin segera sembuh dari serngan jewarat. Jerawat tidak boleh kita sepelekan agar tidak menjadi parah.

B. Sumber Penyebab Timbul Penyakit Jerawat Pada Kulit

Jerawat biasanya dapat timbul dan terjadi karena hal-hal seperti :
1. Adanya sumbatan lapisan kulit mati pada pori-pori yang terinfeksi.
2. Kelenjar minyak yang diproduksi terlalu berlebih.
3. Karena faktor genetik turunan orangtua.
4. Faktor hormon seperti pada saat pubertas menginjak belia.
5. Adanya iritasi kulit.
6. Gaya hidup stres.
7. Pil KB.
8. dan lain sebagainya.

Biasanya minyak dan lapisan kulit mati yang tidak dibersihkan akan menyumbat pori-pori dan membentuk komedo. Komedi dapat menjadi radang jika terkontaminasi bakteri propionibacterium acnes atau p acnes. Radang itulah yang disebut jerawat. Setiap orang memiliki ketahanan masing-masing terhadap bakteri p acnes tersebut. Jerawat tidak hanya bisa muncul di wajah saja namun juga bagian lain seperti punggung, dada, lengan, kaki, pantat, dll.

C. Tips Cara Mambersihkan dan Menyembuhkan Jerawat Wajah

1. Rajin Membersihkan Wajah / Muka

Rawat wajah kita sebaik mungkin dengan membuatnya tetap bersih. Kenali jenis kulit kita sebelum memilih sabun dan pembersih wajah. Sering membersihkan wajah akan sangat baik sekali tertama setelah bepergian ke tempat yang berudara kotor debu dan polusi. Bila ada dana ekstra jangan sungkan untuk facial.

Untuk perangkat pembersih muka ada baiknya memilih sabun yang khusus untuk kulit wajah yang kemudian dilanjutkan dengan lotion/cairan pembersih wajah dengan PH normal / PH balanced agar dapat mengangkat kotoran wajah dan minyak yang menempel erat. Dibandingkan kapas, kain lap akan jauh lebih baik dalam hal membersihkan kotoran yang menymbat pori-pori kulit muka.

Jerawat memang menggemaskan dan membuat malu. Tapi kita harus tetap menyikapi jrawat dengan kepala dingin dan tegar. Jangan pernah memijit atau memencet jerawat agar tidak terkena kotoran dan kuman yang menempel di tangan kita serta jerawat tidak infeksi. Biarkan jerawat pecah sendiri. Jerawat bisa semakin parah jika tidak disikapi dan ditanggulangi dengan baik.

2. Gaya Hidup Sehat

Makanlah makanan yang bergizi dan tidak berlebihan terutama makanan yang mengandung banyak minyak, banyak pengawet, berpenyedap rasa kuat, pedas, dsb. Hindarilah makanan dan minuman yang mengandung banyak lemak dan kolesterol serta makanan yang dapat memicu jerawat seperti keju, susu full cream, gorengan, dll.

Olahraga yang teratur, tidak begadang, tidak merokok, tidak mengkonsumsi narkoba, dll untuk membantu tubuh kita tetap memiliki pertahanan tubuh yang baik dan maksimal. Hindari zat radikal bebas yang dapat ditemukan dimana-mana serta menghadang dampak radikal bebas dengan minum teh atau lainnya yang mengandung antioksidan.

3. Obati Jerawat Yang Tidak Kunjung Sembuh Ke Dokter Spesialis Kulit

Jika jerawat terus membandel tidak mau hilang setelah melakukan berbagai tindakan pengobatan sendiri, maka sebaiknya kita konsultasi dengan dokter spesialis kulit untuk mendiskusikan jerawat yang kita miliki. Dokter akan membantu menghilangkan jerawat serta meminimalisir terbentuknya flek noda hitam pada wajah bekas jerawat.

Biasanya dokter akan memberikan obat antobiotik jika jerawat kita meradang dan bernanah. Ikuti petunjuk dokter dengan baik agar antibiotik tidak malah membuat kuman jerawat menjadi kebal obat-obatan. Jangan menggunakan obat jerawat sembarangan karena dapat memperparah keadaan jerawad.

- Semoga Lekas Sembuh Dengan Sukses -

Juli 14, 2008 at 6:45 am 22 komentar

Tips Cara Menjadi Langsing/Kurus/Ramping Tidak Gendut/Gembrot/Gemuk Lagi Dengan Sehat

Menjadi orang gemuk tidak selalu enak. Bayangkan saja kalau kelebihan berat badan yang kita alami adalah karung beras. Kegemukan badan 50 kilo berarti sama seperti orang normal yang memiliki berat badan proporsional dengan tinggi badannya menangkat karung beras seberat 50 kg dipanggul sendiri.

Yang pasti capek deh energi kita habis sia-sia untuk mengangkat beban yang tidak seharusnya kita bawa. Jadinya ya boros energi, lebih baik ditransfer ke orang yang kelaparan di afrika sana.

Bosan jadi orang gendut? Mungkin tips dari website komunitas organisasi.org ini bisa sedikit membantu dan memberi semangat anda untuk hemat energi :D dengan melakukan beberapa hal berikut di bawah ini :

1. Makan Seperlunya Tapi Bergizi Cukup

Makan sebelum lapar dan hentikan makan sebelum kenyang adalah kebiasaan yang baik bagi orang yang kelebihan berat badan. Hitung semua unsur kandungan dalam makanan dan minuman yang kita konsumsi seperti kalori, lemak, protein, karbohidrat, lemak, kolesterol, vitamin, mineral, dan lian sebagainya jangan sampai kekurangan dan jangan sampai kelebihan.

Puasa setiap hari pun sangat bagus bagi yang ingin menjadi kurus / ramping selama ketika sahur dan buka puasa tidak over acting makannya. Cara ini tidak hanya untuk orang islam saja dan apabila dilakukan secara benar akan membuat tubuh menjadi lebih sehat.

2. Ubah Dan Ganti Kebiasaan Makan Cemilan Sampah / Junk Food

Kalau belum kenyang mungkin ada suatu dorongan nafsu untuk makan sesuatu yang ringan-ringan. Banyak yang terjebak untuk mengkonsumsi makanan samapah alias junk food yang tidak mengandung gizi berarti dan cenderung dapat memberi dampak buruk pada tubuh akibat kandungan gula, garam, lemak, kolesterol, dsb yang melebihi ambang batas masuk ke perut kita.

Mulai saat ini ganti saja makanan sampah yang menjadi teman anda di kala agak lapar dengan sayur-sayuran segar yang bersih dan higienis. Memang rasanya tidak begitu enak, namun yang harus kita pikirkan adalah manfaatnya bagi tubuh kita.

3. Menerapkan Pola Hidup Sehat

Hindari menghisap rokok secarang langsung maupun tidak langsung dari perokok yang ada di sekitar kita, tidur dan istirahat yang cukup porsinya, olah raga yang teratur, medical check up secara rutin, makan makanan yang bergizi tanpa banyak bahan kimia, dan lain sebagainya.

4. Mengubah Kebiasaan Minum

Minumlah banyak air putih yang banyak minimal delapan gelas perhari untuk menjaga metabolisme tubuh kita serta menghindari terjadinya dehidrasi atau kekurangan cairan pada tubuh kita. Bagaimana pun jua air putih yang higien tetap air minum yang paling sehat untuk kita konsumsi.

Upayakan tidak minum air dingin ketika perut kita berisi makanan agar lemak bisa tercerna dengan baik dan tidak menggumpal / mengendap pada sistem pencernaan kita. Minumlah air bersuhu normal suam-suam kuku atau yang hangat demi kebaikan perut kita.

Hindari munuman yang mengandung gula, soda, kafein, energi instan, alkohol, dan lain sebagainya agar tidak memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan tubuh kita. Pada minuman pun terkadang mengandung suatu kandungan yang lebih besar dari makanan yang kita makan.

5. Aktif Beraktivitas Dan Sering Olahraga Fisik

Biasakan rutin dan rajin berolahraga fisik yang cukup berarti dan bisa membuat badan kita mengeluarkan banyak keringat dan melelahkan. Jangan berolah raga yang hanya menggunakan otak seperti catur, bridge, menembak, dan lain-lain.

Dalam kehidupan sehari-hari pun jangan sampai lepas dari aktivitas fisik yang membakar kalori kita seperti apabila bepergian jarak pendek jangan menggunakan kendaraan, jarak menengah dengan sepeda, ke atas dengan naik tangga bukan naik lift, cuci baju jangan paki mesin, cuci piring dengan tangan sendiri, dan sebagainya.

Juli 10, 2008 at 6:48 am 9 komentar

Waspada Kemasan Pembungkus Makanan Dan Minuman Beracun Mengandung Zat Berbahaya Bagi Kesehatan

Sikap hati-hati dan waspada sangat dibutuhkan agar dapat menghindar dari bahaya bungkus pengemas mengandung racun. Barang yang mungkin biasa kita pakai untuk membungkus makanan dan minuman ternyata dapat menimbulkan dampak & efek luar biasa buruk bagi kesehatan tubuh kita. Styrofoam, kertas koran, kertas bekas, melamine beracun, daur ulang plastik bekas, plastik air minum dalam kemasan, dan lain sebagainya.

Perkembangan teknologi tidak hanya membawa kebaikan saja, namun juga keburukan. Dalam dunia kemasan atau bungkus makanan minuman terjadi perubahan yang pesat, dari yang dulunya hanya pakai daun pisang dan tanah liat, sekarang sudah bisa menggunakan plastik, kertas, beling dan lain sebagainya.

Di bawah ini merupakan beberapa macam / jenis kemasan makanan dan minuman yang harus anda waspadai karena bisa saja mengandung zat berbahaya bagi kesehatan tubuh anda :

1. Pembungkus Kertas Non Makanan

Hati-hati jika membeli makanan yang dibungkus kertas biasa, kertas koran, kertas majalah, dan lain sebagainya. Terkadang kertas pembungkus yang kontak langsung dengan makanan tidak didesain khusus untuk makanan sehingga mengandung zat berbahaya seperti timbal, karbon, dan lain sebagainya. Timbal dapat mudah berpindah ke makanan jika terkena minyak dan panas yang mampu menyebabkan pucat, kelumpuhan.

Jadi bagi anda yang suka membeli gorengan, sayur-sayuran, kue, roti, dan lain-lain yang dibungkus dengan kertas bekas atau kertas bukan untuk makanan seperti kertas koran, kertas majalah, kertas prinan, dll, gunakanlah piring atas wadah lainnya yang didesain khusus untuk makanan.

2. Pembungkus Styrofoam / Stereofoam / Polystyrene

Bungkus yang umumnya berwarna putih dan kaku ini sering dijadikan kotak bungkus luar makanan. Tadinya bahan ini dipakai untuk pengaman barang non makanan seperti tv, komputer, radio, dll agar tahan benturan ringan, namun pada saat ini dipakai sebagai kotak makanan. Kegunaan yang mudah, praktis, enak dipandang, murah, anti bocor, tahan suhu panas dan dingin seolah membutakan kita akan dampak dan efek bagi lingkungan serta tubuh manusia.

Bahayanya yaitu jika makanan tersebut kontak langsung dengan lapisan sterofom. Lapisan sterofoam tersebut jika terkena panas dapat mencairkan banyak residu sterofom yang bisa menyebabkan endocrine disrupter akibar zat karsinogen yang beracun. Umumnya pembungkus makanan ini sudah menjadi salah satu pilihan pembungkus favorit tukang somay, tukang bubur ayam, tukang nasi, tukang nasi goreng, tukang mi tektek, tukang capcay, mie instan, dan lain sebagainya.

Selain itu bahan Styrofoam bersifat tahan lama yang tidak akan terurai secara alamiah dalam waktu puluhan atau mungkin bahkan ratusan tahun. Jika dibakar, maka racun yang menguap ke udara jika terhirup akan menetap di dalam tubuh serta dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius.

Sebaiknya mulai dari diri sendiri tidak menggunakan dan tidak membeli makanan mimuman yang memakai stairofoam sebagai kemasan agar tidak terkena dampak yang merugikan diri kita sendiri, orang lain dan juga lingkungan sekitar kita. Lebih baik membawa tupper ware, piring atau rantang sendiri untuk membawa makanan kesukaan kita.

3. Plastik Air Minum Dalam Kemasan / AMDK

Botol dan gelas air minum seperti aqua, vit, 2tang, dan sebagainya dengan bahan polyethylene terephthalate atau PET mengandung zat karsinogen yang dapat membahayakan kesehatan tubuh manusia apabila terminum bersama minuman. Kemasan PET tersebut hanya aman digunakan beberapa kali saja, dengan suhu normal, tanpa dicuci-cuci, tidak kena sinar matahari.

Jika kita menggunakan botol atau gelas amdk tersebut berulang-ulang kali, maka bisa jadi racun karsinogen tersebut larut dalam air yang kita minum dan dalam jangka panjang akan memberikan efek yang merugikan kesehatan. Oleh sebab itu sebaiknya kita tidak memakai ulang botol dan gelas air minum kemasan dan hanya menggunakan kemasan minuman khusus untuk minuman yang aman dari zat-zat berbahaya.

4. Hasil Daur Ulang Plastik Bekas

Hati-hatilah jika anda menggunakan wadah atau pembungkus makanan dan minuman. Teliti dulu apakah benda-benda yang kontak langsung dengan makanan seperti piring, gelas, sedotan, plastik kresek, pelastik es, kertas coklat berlapis plastik, dan lain-lain dibuat dari biji platik baru atau biji plastik bekas.

Barang-barang yang terbuat dari plastik bekas dapat menimbulkan berbagai penyakit yang merugikan kesehatan kita. Umumnya para pedagang kaki lima menggunakan plastik baru tapi bekas untuk mengemas makanan produksi mereka karena harganya murah, mudah dan praktis.

Mereka tidak tahu kalau plastik kresek itu dibuat dari plastik bekas baik dari tempat sampah, pelastik bekas bahan kimia, plastik beracun, ember somplak, mainan plastik beracun, plastik aqua bekas dan plastik-plastik menjijikkan lainnya yang mengandung zat berbahaya. Plastik bekas biasanya memiliki tekstur yang agak kasar, kurang elastis, ada bercak-bercak, dan sebagainya tapi tidak menutup kemungkinan kalau plastik yang bagus terbuat dari bahan plastik bekas berbahaya bagi kesehatan kita.

5. Piring, Mangkok, Gelas dan Barang Berbahan Melamin / Melamine

Bahan melamin untuk pembuatan barang rumah tangga seperti piring, gelas, mangkuk, mug, cetok, sendok, garpu, dan sebagainya ternyata tidak semuanya aman bagi kesehatan kita dan dapat memicu kanker. Selain harga yang murah, bentuknya yang beraneka ragam, ringan dan tahan banting menjadi primadona dalam perkakas rumah tangga di masyarakat.

Jadi anda diharapkan lebih selektif dan waspada dalam membeli perangkat rumah tangga termasuk produk yang dijual di hipermarket, supermarket dan minimarket walaupun ritel tersebut termasuk modern serta melakukan pengawasan ketat terhadap barang dagangannya.

Berdasarkan uji klinis terdapat sebagian merek produk melamine di Indonesia yang mengandung racun formaldehid atau formalin. Racun tersebut adalah merupakan hasil polimerisasi yang tidak sempurna sehingga menghasilkan residu formaldehid yang menempel pada barang-barang tersebut. Apabila residu itu ikut nimbrung masuk ke dalam perut badan kita melalui makanan dan minuman, maka bisa menimbulkan masalah kesehatan seperti kanker dan penyakit lain yang sangat berbahaya.

—–

Tambahan :
- Jika membeli suatu barang dalam kemasan, pastikan kemasan dan atau segel masih dalam keadaan baik dan belum rusak.
- Perhatikan tanggal kadaluarsa produk tersebut yang tertera pada kemasan. Jika isinya sudah rusak atau cacat, jangan dikonsumsi.
- Lebih baik menggunakan wadah makanan atau minuman sendiri.
- Gunakan wadah makanan dan minuman yang bebas racun walaupun kurang praktis, mahal, berat, gampang pecah, dan sebagainya. Yang penting aman bagi kesehatan anda dan keluarga serta orang lain.

Juli 10, 2008 at 6:03 am 3 komentar

Menyembuhkan Rabun Jauh Dan Rabun Dekat Dengan Senam Mata Untuk Melenturkan Otot Mata Kaku

Orang kota bisa dibilang memiliki resiko lebih tinggi memiliki cacat mata dibanding orang yang ada di desa. Faktanya adalah bahwa kebanyakan orang di kota menghabiskan banyak waktu bekerja atau berada di tempat yang jarak pandang yang tidak jauh. Contoh aktifitasnya adalah seperti bekerja di depan komputer, membaca buku, bekerja di dalam ruangan tertutup yang sempit, dsb.

Hal tersebut justru dapat menyiksa mata kita karena terus-menerus harus melihat jarak dekat tanpa banyak melihat jarak jauh. Alhasil mata kita yang tadinya tidak memiliki masalah melihat jauh kini menjadi buram jika melihat benda yang jaraknya jauh. Melihat bintang di langit yang tinggi pun jadi berpendar berbayang.

Untuk itu seseorang harus memperhatikan kesehatan matanya dengan menjaga keseimbangan jarak pandang kita antara yang jauh dan yang dekat. Jaga jarak pandang dan segera istirahat mata jika sudah terlalu lama melihat dekat agar otot mata kita tidak stress dan kaku. Di samping itu salah satu cara untuk menjaga agar mata tidak memiliki penyakit cacat mata adalah dengan menghindar dari kegiatan yang merusak mata, seperti :

1. Membaca sambil tiduran
2. Membaca di tempat dengan penerangan kurang
3. Membaca terlalu lama
4. Kurang mengkonsumsi makanan bervitamin A
5. Terlalu lama bekerja di komputer.
6. Nonton tv terlalu dekat
7. Main game dengan TV besar dan jarak dekat
8. Terlalu banyak nonton bioskop layar lebar, dll.

Untuk sedikit mengatasi mata yang lelah atau mata stres yang dapat berakibat pada kecacatan mata seperti rabun jauh / miopi / mata min dan rabun dekat / hiper metropi / mata plus, mata lelah dapat sedikit dibantu dengan melakukan latihan senam mata untuk merangsang otot mata agar dapat berkontraksi dengan baik.

Latihan senam mata mungkin saja dapat mengobati / menyembuhkan mata minus / rabun jauh serta mata plus / rabun dekat yang akan membebaskan anda dari kacamata dan lensa kontak yang terkadang membosankan dan menyebalkan. Bebas dari kaca mata jelas adalah dambaan dari sebagian besar penderita kelainan mata. Dan mereka tak segan mengeluarkan banyak uang untuk memiliki mata yang normal dan sehat.

LATIHAN 1 : Mata Melirik Ke Kiri Dan Ke Kanan

Latihan senam mata ini baik untuk membantu merangsang otot mata agar mata otot mata dapat dapat cekung dengan baik dan tidak kaku. Caranya adalah dengan :

1. Pandangan lurus ke depan.
2. Tangan kanan berada di sebelah kanan badan sejajar leher.
3. Jari telunjuk mengacung ke atas.
4. Lihat jari anda dengan fokus dengan cara menoleh ke kanan.
5. Palingkan wajah anda ke kiri perlahan tanpa kehilangan pandangan fokus anda ke jari tadi.
6. Tahan pandangan ketika merasa mata sudah maksimal.
7. Ketika sudah lelah bebaskan mata anda dengan melihat yang jauh.

Tips :
- Lakukan ke arah yang berbeda seperti ke kiri, bawa, atas, kanan atas, kanan bawah, kiri atas, kiri bawah, dan lain sebagainya.
- Kemungkinan dapat menimbulkan rasa pusing dan mual. Itu tandanya mata anda butuh latihan ini.
- Jika mata sudah lelah istirahatkan dengan melihat yang jauh atau memejamkan mata sambil tiduran.
- Senam ini mungkin dapat mengobati rabun jauh dan rabun dekat serta penyakit cacat mata lainnya.
- Jika kesulitan fokus anda dapat mencoba dengan bantuan kacamata anda.
- Sebaiknya jangan terlalu lama, sekitar 10 sampai 30 detik saja tiap lirikan.
- Setelah latihan mata mungkin mata anda jadi agak tidak nyaman untuk melihat benda-benda yang dekat jaraknya.
- Latihan ini sebaiknya sering dilakukan di tempat yang terbuka yang banyak pohon jauh dan dekat tapi tidak ditempat umum yang banyak orang atau di tempat kerja yang butuh konsentrasi.
- Semoga mines / ples anda berkurang. Kalau sudah merasa berkurang ganti kacamata anda agar tidak memakai kacamata yang sekarang yang dapat mengembalikan cacat mata anda ke sediakala.

LATIHAN 2 : Fokus Pandangan Mata Jauh Dekat

Latihan berikut ini dapat membantu otot mata anda agar bergerak ke fokus jauh dan fokus dekat. Namun latihan ini mungkin dapat membuat mata anda agak buram kembali setelah melakukan latihan 1 di atas. Mingkin ada baiknya melalukan latihan 2 dulu baru yang 1, atau hanya melakukan latihan 1 saja bagi yang bermasalah rabun jauh.

1. Pandangan lurus ke depan.
2. Tangan kanan berada di depan badan sejajar leher.
3. Jari telunjuk mengacung ke atas.
4. Lihat jari anda dengan fokus.
5. Gerakkan jari maju mundur pelan-pelan dan mata tetap fokus mengikuti gerakan jari.
6. Setelah beberapa kali maju mundur lepaskan mata dengan melihat benda-benda jauh.

Tips :
- Kemungkinan latihan ini bisa menimbulkan rasa pusing dan mual.
- Jika mata sudah lelah istirahatkan dengan melihat yang jauh atau merem sambil tiduran.
- Senam ini mungkin dapat meneymbuhkan rabun jauh dan rabun dekat serta penyakit cacat mata lainnya.
- Jika kesulitan fokus anda dapat mencoba dengan bantuan kacamata anda.
- Latihan ini sebaiknya sering dilakukan di tempat yang terbuka yang banyak pepohonan tapi tidak ditempat umum yang banyak orang atau di tempat kerja yang butuh konsentrasi.

Penutup :
Semoga lekas sembuh dengan masalah mata anda. Hindari Obat / Pengobatan mata yang tidak memiliki izin resmi dari badan pengawasan obat dan makanan serta tidak direkomendasi oleh dokter.

Juli 10, 2008 at 4:11 am 1 komentar

Informasi Diabetes Mellitus / Kencing Manis / Penyakit Gula Darah – Pengertian, Definisi, Pencegahan, Perawatan, Petunjuk, dll

Diabetes melitus adalah suatu penyakit gangguan kesehatan di mana kadar gula dalam darah seseorang menjadi tinggi karena gula dalam darah tidak dapat digunakan oleh tubuh. Diabetes Mellitus / DM dikenal juga dengan sebutan penyakit gula darah atau kencing manis yang mempunyai jumpah penderita yang cukup banyak di Indonesia juga di seluruh dunia.

Pada orang yang sehat karbohidrat dalam makanan yang dimakan akan diubah menjadi glokosa yang akan didistribusikan ke seluruh sel tubuh untuk dijadikan energi dengan bantuan insulin. Pada orang yang menderita kencing manis, glukosa sulit masuk ke dalam sel karena sedikit atau tidak adanya zat insulin dalam tubuh. Akibatnya kadar glukosa dalam darah menjadi tinggi yang nantinya dapat memberikan efek samping yang bersifat negatif atau merugikan.

Kadar gula yang tinggi akan dibuang melalui air seni. Dengan demikian air seni penderita kencing manis akan mengandung gula sehingga sering dilebung atau dikerubuti semut. Selanjutnya orang tersebut akan kekurangan energi / tenaga, mudah lelah, lemas, mudah haus dan lapar, sering kesemutan, sering buang air kecil, gatal-gatal, dan sebagainya. Kandungan atau kadar gula penderita diabetes saat puasa adalah lebih dari 126 mg/dl dan saat tidak puasa atau normal lebih dari 200 mg/dl. Pada orang normal kadar gulanya berkisar 60-120 mg/dl.

Penyakit yang akan ditimbulkan oleh penyakit gula darah ini adalah gangguan penglihatan mata, katarak, penyakit jantung, sakit ginjal, impotensi seksual, luka sulit sembuh dan membusuk / gangren, infeksi paru-paru, gangguan pembuluh darah, stroke dan sebagainya. Tidak jarang bagi penderita yang parah bisa amputasi anggota tubuh karena pembusukan. Oleh sebab itu sangat dianjurkan melakukan perawatan yang serius bagi penderita serta melaksanakan / menjalani gaya hidup yang sehat dan baik bagi yang masih sehat maupun yang sudah sakit.

Terdapat dua tipe diabetes mellitus, DM tipe 1 adalah di mana tubuh kekurangan hormon insulin atau istilahnya Insulin Dependent Diabetes Mellitus (IDDM) dan DM tipe 2 di mana hormon insulin dalam tubuh tidak dapat berfungsi dengan semestinya atau istilahnya Non-Insulin Dependent Diabetes Mellitus (NIDDM).

Diabetes bukan 100% penyakit turunan. Diabetes melistus bisa disebakan riwayat keturunan maupun disebabkan oleh gaya hidup yang buruk. Setiap orang bisa terkena penyakit kencing manis baik tua maupun muda. Waspada bagi anda yang memiliki orang tua yang merupakan pengidap diabetes, karena anda akan juga memiliki bakat gula darah jika tidak menjalankan gaya hidup yang baik.

Resiko terkena diabetes dapat dikurangi dengan mengatur pola makan yang sehat, rajin olahraga, tidur yang cukup, menghindari rokok mirasantika dan lain sebagainya. Bagi anda yang sudah terkena diabetes sebaiknya berolahraga setiap pagi, makan makanan yang bergizi rendah karbohidrat dan lemak namun tinggi protein, vitamin dan mineral. Perbanyak makan sayuran dan makanan berserat tinggi lainnya. Rajin-rajin memeriksakan kandungan gula darah anda dan menginjeksi insulin ke dalam tubuh dan minum obat jika diperlukan sesuai petunjuk dokter secara teratur. Dengan begitu anda dapat menghindar dari resiko efek yang lebih parah.

Juli 10, 2008 at 3:00 am Tinggalkan Komentar

Cara / Tips Menghilangkan Bekas Luka Bakar Ringan – Meminimalisir Noda Hitam Di Kulit Luka Bakar Knalpot, Wajan, Dll

Apabila kita baru saja mengalami luka bakar ringan seperti terkena knalpot motor yang panas atau wajan yang menyala di kompor, kita harus segera mengatasinya agar luka tersebut tidak meninggalkan bekas atau setidaknya meminimalisir bekas yang ditimbulkan.

Caranya, segera rendam bagian yang terluka ke dalam air dengan suhu normal (± 27 °C) sekitar 5-10 menit. Hal tersebut bertujuan agar suhu bagian yang terluka segera netral, sebab bagian tersebut mengalami peningkatan suhu didalam. Setelah itu, baru oleskan salep khusus luka bakar yang kualitasnya terjamin. Oleskan sesuai petunjuk pemakaian dengan rutin, niscaya kulit Anda kembali mulus seperti semula.

Masih ada beberapa masyarakat yang mempercayai mitos untuk mengatasi luka bakar dengan cara mengoleskan luka dengan kecap, mentega, minyak, bahkan pasta gigi. Kenyataannya, hal tersebut justru mengakibatkan luka terinfeksi, sukar sembuh, dan membekas.

Niscaya cara tersebut dapat menghilangkan/meminimalisir bekas luka yang ditimbulkan.

Juli 9, 2008 at 5:52 am Tinggalkan Komentar

Tips dan Cara Mengobati & Mengatasi Diare / Mencret / Buang Air Besar – Pengobatan / Penyembuhan / Sembuh Penyakit Masyarakat

Terkadang kita sebagai manusia lalai terhadap kesehatan tubuh kita, sehingga tidak bisa menghindarkan diri dari makanan yang tidak higienis atau bersih dari segala macam bibit kuman dan penyakit. Apabila kita makanan yang tidak higienis maka kita bisa terserang penyakit pencernaan yang salah satu akibatnya adalah diare atau mencret-mencret. Selain itu diare dapat disebabkan oleh keracunan bahan kimia dalam makanan, masuk angin, dehidrasi (kekurangan cairan tubuh) dan lain sebagainya.

Diare adalah suatu kondisi di mana seseorang buang air besar berkali-kali dalam satu hari yang melebihi batas normal dan tinja atau feses yang keluar berupa cairan encer atau kental disertai angin / kentut dari dalam perut. Berikut di bawah ini adalah 4 (empat) teknik atau cara untuk menanggulangi diare atau mencret-mencret.

1. Minum Air Putih yang Banyak

Sering-seringlah minum air putih yang banyak karena dengan sering buang air besar maka tubuh akan kehilangan banyak cairan yang harus selalu digantikan dengan cairan yang baru. Setiap setelah BAB minumlah satu atau dua gelas air putih atau air mineral yang bersih dan sudah dimasak.

Minumlah oralit yang merupakan larutan gula garam untuk membantu pembentukan energi dan menahan diare / berak setelah habis BAB. Hindari minum kopi, teh dan lain sebagainya yang mampu merangsang asam lambung.

2. Makan Makanan Khusus

Hindari makan makanan yang berserat seperti agar-agar, sayur dan buah karena makanan berserat hanya akan memperpanjang masa diare. Makanan berserat hanya baik untuk penderita susah buang air besar.

Bagi penderita diare sebaiknya makan makanan rendah serat dah halus seperti bubur nasi atau nasi lemes dengan lauk telur asin. Di sini nasi akan menjadi gula untuk memberikan energi, sedangkan telur asin akan memberikan protein dan garam untuk menahan mencret dan sebagai zat pembangun tubuh. Hindari makan makanan di luar sembarangan serta makanan yang pedas mengandung cabai dan lada.

3. Istirahat yang Cukup

Tidak dapat dipungkiri bahwa orang yang buang-buang air akan terasa lemah, lemas, lesu, kurang bergairah, dan sebagainya. Untuk itu bagi anda yang sudah merasa sangat lemas sebaiknya meminta izin sekolah atau kantor untuk menghindari dari kemungkinan yang terburuk atau memalukan di tempat umum. Tidur sebanyak-banyaknya namun tidak melupakan waktu makan makanan dan obat harus teratur, banyak minum, beribadah dan berdoa dan lain-lain.

4. Minum Obat Dengan Dosis yang Tepat

Ada baiknya anda berkonsultasi dengan dokter dan meminta obat yang tepat untuk anda, karena setiap orang memiliki karakteristik masing-masing dalam pemilihan obat. Rumah sakit, dokter praktek, puskesmas atau balai pengobatan lain yang sesuai izin depkes adalah pilihan yang tepat karena memiliki dokter yang baik dengan obat-obatan yang baik pula. Bila anda ragu datangi saja dokter lain untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Setalah mendapatkan obat minumlah obat itu sesuai dosis yang waktu yang telah ditentukan. Biasanya dokter akan memberikan obat mules, obat mencret, vitamin dan antibiotik. Untuk obat mules dan mencret sebaiknya diminum jika perut mulas dan diare saja dan hentikan jika sudah berhenti mules dan diare. Sedangkan untuk antibiotik wajib dihabiskan agar kuman dan bibit penyakit lainnya mati total dan tidak membentuk resistensi. Untuk vitamin terserah anda mau dihabiskan atau tidak, akan tetapi tidak ada salahnya jika dihabiskan karena vitamin baik untuk anda asalkan tidak berlebihan.

Juli 9, 2008 at 5:24 am 5 komentar

Lingkungan Penyebab Penyakit

Penyakit – penyakit yang terjadi yang berhubungan dengan lingkungan dapat dikelompokkan sbb : 1. Water borne desease 2. Air borne desease 3. vektor borne desease 4. food borne desease 5. Man behavior desease

I. Terjadinya gangguan kesehatan/penyakit
Komponen lingkungan yang selalu berinteraksi dengan manusia dan seringkali mengalami perubahan akibat adanya kegiatan manusia seperti : air, udara, makanan, vektor/binatang dan manusia itu sendiri. Perubahan yang harus diwaspadai, pada dasarnya karena berbagai komponen lingkungan seperti air, udara, makanan dan vektor tersebut yang mengandung agen penyakit. Agen penyakit ini mencemari komponen lingkungan tadi

II. Deteksi oleh masyarakat/kader
1. Pencemaran air
Keadaan kuman yang menumpang dalam air disebut pencemaran air yaitu apabila agen/bahan kimia yang menumpang dalam air dalam konsentrasi yang cukup tinggi untuk dapat menyebabkan gangguan kesehatan/penyakit. Kondisi tercemar :
1. Sumber air seperti sungai, sumur gali, sumur pompa, penampungan air hujan dll yang dicemari kotoran manusia, limbah pabrik, bengkel dan lain – lain.
2. Sumur gali, sumur pompa dan sumber air bersih lainmenjadi tempat perindukan vektor karena kurang perawatan
3. Sanitasi seperti saluran drainase yang tidak baik dan tercemari oleh sampah
4. Sumber air baku untuk air PAM yang kotor

Simpul pengamatan dapat melibatkan masyarakat pada simpul :

Simpul I :
Pengamatan pada sumber kegiatan
Adakah kegiatan seperti pabrik, pembangunan jembatan, kegiatan perdagangan membuang limbah ke sumber air yang digunakan masyarakat dapat dipantau oleh masyarakat bersama kader.

Simpul II :
Pengamatan dan pengukuran kepada komponen lingkungan itu sendiri dalam hal ini kualitas air bersih, masyarakat/kader bersama petugas kesehatan /sanitarian dapat memeriksa kualitas air ke laboratorium

Simpul III :
Pengamatan dan pengukuran spesimen pada tubuh manusia. Masyarakat membantu memberi informasi masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan/penyakit untuk diambil spesimennya untuk diukur, misalnya urine untuk melihat gangguan ginjal yang berasal dari air bersi yang dikonsumsi.

Simpul IV : Pengamatan kejadian penyakit, masyarakat memberi informasi ke petugas kesehatan terdekat sedini mungkin masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan/penyakit untuk mendapat pengobatan. Misalnya Diare, penyakit kulit dan lain lain.

2. Pencemaran udara
Keadaan pencemaran adalah kegiatan yang mengakibatkan penurunan kualitas udara yang berdamapak negatif terhadap kesehatan manusia. Sumber pencemaran udara :
1. Kegiatan industri
2. Kegiatan transportasi
3. Kegiatan perkantoran
4. Kegiatan perumahan
5. Kegiatan alam : kebakaran hutan, gunung meletus dan gas alam beracun Pada pengamatan simpul yang melibatkan masyarakat yaitu :

Simpul I :
Pengamatan pada sumber kegiatan Adakah kegiatan seperti industri, transportasi, kegiatan perkantoran dan perumahan serta kegiatan alam yang mengeluarkan gas buangan ke uadara bebas dapat dipantau oleh masyarakat bersama kader.

Simpul II :
Pengamatan dan pengukuran kepada komponen lingkungan itu sendiri dalam hal ini kualitas udara, masyarakat/kader bersama petugas kesehatan /sanitarian dapat memeriksa kualitas udara ke laboratorium

Simpul III :
Pengamatan dan pengukuran spesimen pada tubuh manusia. Masyarakat membantu memberi informasi masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan/penyakit untuk diambil spesimennya untuk diukur, misalnya pengukuran kapasitas paru.

Simpul IV :
Pengamatan kejadian penyakit, masyarakat memberi informasi ke petugas kesehatan terdekat sedini mungkin masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan/penyakit untuk mendapat pengobatan. Misalnya asma, sesak nafas lain dan lain lain.

3. Pencemaran makanan/minuman
Pencemaran makanan adalah dimana agen penyakit baik fisik,biologi dan kimia terdapat dalam makanan dan minuman yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan/penyakit

Kondisi pencemaran makanan /minuman dapat terjadi pada saat :
1. Se belum pengolahan makanan
2. Tahap pengolahan penyimpanan dan pengangkutan ma anan
Pada pengamatan simpul yang melibatkan masyarakat yaitu :

Simpul I :
Pengamatan pada sumber kegiatan Adakah kegiatan seperti rumah makan ,jasa boga, makanan jajanan dlll dapat dipantau oleh masyarakat bersama kader.

Simpul II :
Pengamatan dan pengukuran kepada komponen makanan itu sendiri dalam hal ini kualitas makanan, masyarakat/kader bersama petugas kesehatan /sanitarian dapat memeriksa kualitas makanan ke laboratorium

Simpul III :
Pengamatan dan pengukuran spesimen pada tubuh manusia. Masyarakat membantu memberi informasi masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan/penyakit untuk diambil spesimennya untuk diukur, misalnya organ tubuh kasus bahan pengawaet makanan.

Simpul IV :
Pengamatan kejadian penyakit, masyarakat memberi informasi ke petugas kesehatan terdekat sedini mungkin masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan/penyakit untuk mendapat pengobatan. Misalnya muntah, keracunan makananan, dan lain – lain.

4.Vektor
Pencemaran karena vektor adalah terjadinya penularan penyakit melalui binatang yang dapat jadi perantara penularan penyakit tertentu Kondisi pencemaran vektor penyakit
· Perubahan lingkungan fisik seperti pertambangan, industri dan pembangunan perumahan yang mengakibarkan berkembang biaknya vektor penyakit
· Sistim penyediaan air bersih dengan perpipaan yang belum menjangkau seluruh penduduk sehingga masih diperlukan container untuk penyediaan air.
· Sistem drainase permukiman dan perkotaan yang tidak memenuhi syarat sehingga menjadi tempat perindukan vektor
· Sistem pengelolaan sampah yang belum memenuhi syarat menjadikan sampah menjadi sarang vektor
· Penggunaan pestisida yang tidak bijaksana dalam pengendalian vektor penyakit secara kimia beresiko timbulnya keracunan dan pencemaran lingkungan serta resistensi vektor

Pada pengamatan simpul yang melibatkan masyarakat yaitu :

Simpul I :
Pengamatan pada sumber kegiatan Adakah kegiatan seperti industri, perumahan, saluran air dan tempat sampah dll dapat dipantau oleh masyarakat bersama kader.

Simpul II :
Pengamatan dan pengukuran kepada vektor sendiri dalam hal ini angka jentik, populasi tikus,kecoa ,lalat dll masyarakat/kader bersama petugas kesehatan /sanitarian dapat mengukur dengan alat tertentu

Simpul III :
Pengamatan dan pengukuran spesimen pada tubuh manusia. Masyarakat membantu memberi informasi masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan/penyakit untuk diambil spesimennya untuk diukur, misalnya darah kasus DBD, malaria dan leptospirosis.

Simpul IV :
Pengamatan kejadian penyakit, masyarakat memberi informasi ke petugas kesehatan terdekat sedini mungkin masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan/penyakit untuk mendapat pengobatan. Misalnya Demam DBD,malaria dll.

III. Penaggulangan pencemaran atau KLB yang dapat dilakukan oleh masyarakat/kader.
1. Kasus pencemaran air berdasarkan penyebab dapat diberi penanganan seperti :
· Air keruh……………………………………….. Larutan PAC
· Air keruh,kotor………………………………..Larutan PAC, kaporit
· Air kotor,binatang kecil…………………….Saringan,kaporit
· Air asam.( pH <4 )……………………………Kapur, batu gamping
· Air basa ( pH = 9 )…………………………….Asam, tawas

2. Kasus pencemaran udara
· udara kotor…………………………..program langit bir, emisi gas buang

3. Pencemaran makanan
· Pencemaran fisik………………………………..Seleksi bahan baku
· Pencemaran biologi……………………………. HACCP
· Pencemaran kimia………………………………. HACCP

4. Penyakit akibat vektor
· Karena vektor……………………………………..Pengendalian vektor

IV. Sistim Kewaspadaan Dini ( SKD )
Laporan masyarakat tentang kasus pencemaran/penyakit…………………… petugas kesehatan/sanitarian puskesmas…………………… Seksi PL dan KJ Sudin Kesmas kotamadya………………………….. Seksi PL dan KJ Dinas Kesehatan dalam waktu 24 jam Laporan rutin puskesmas hasil pemeriksaan kualitas air…………………… ke seksi PL dan KJ SudinKesmas Kotamadya……………………… ke Seksi PL dan KJ Dinas Kesehatan Propinsi setiap bulan dalam form 1 – 8 .

Juli 9, 2008 at 4:48 am Tinggalkan Komentar

Syarat Pembuatan Tempat Sampah yang Baik dan Benar – Pembuangan Limbah Rumah Tangga Manusia – Ilmu Kesehatan Lingkungan

Setiap hari manusia menghasilkan sampah baik yang merupakan sampah rumah tangga maupun sampah industri yang bermacam-macam bentuk dan jenisnya. Sampah jika tidak diurus dan dikelola dengan baik dapat menyebabkan masalah lingkungan yang sangat merugikan. Sampah yang menumpuk dan membusuk dapat menjadi sarang kuman dan binatang yang dapat mengganggu kesehatan manusia baik badan maupun jiwa, serta mengganggu estetika lingkungan karena terkontaminasi pemandangan tumpukan sampah dan bau busuk yang menyengat hidung.

Berikut ini adalah hal-hal yang wajib diperhatikan dalam mengelola tempat sampah rumah tangga / tempat pembuangan sampah pribadi di rumah-rumah :

1. Pisahkan sampah kering / non organik dengan sampah basah / organik dalam wadah plastik.
2. Tempat sampah harus terlindung dari sinar matahari langsung, hujan, angin, dan lain sebagainya.
3. Hindari tempat sampah menjadi sarang binatang seperti kecoa, lalat, belatung, tikus, kucing, semut, dan lain-lain
4. Buang sampah dalam kemasan plastik yang tertutup rapat agar tidak mudah berserakan dan mengeluarkan bau yang tidak sedap. Selain itu juga memudahkan tukang sampah dalam mengambil sampah. Jangan biarkan pemulung mengobrak-abrik sampah yang sudah dibungkus rapi.
5. Tempat sampah harus tertutup aman dari segala gangguan namun mudah dijangkau petugas kebersihan.
6. Jangan membakar sampah di lingkungan padat penduduk karena dapat mengganggu kenyamanan dan kesehatan orang lain.

Juli 9, 2008 at 4:15 am Tinggalkan Komentar

Syarat Membuat WC Kakus Atau Tempat Penampungan Kotoran Manusia / Tinja / Feses / Tokai Yang Baik

Dalam mengelola tempat pembuangan kotoran manusia yang baik perlu diperhatikan berbagai hal yang dapat mencemari lingkungan sekitar kita sehingga dapat menimbulkan masalah kesehatan, estetika, lingkungan, dan sebagainya.

1. Memiliki Pijakan / Lantai yang Kuat
Lantai sebaiknya tertutup ubin, semen, beton atau bahan lain yang kuat bila diinjak. Jangan sampai alas wc kakus jebol saat digunakan sehingga akan membuat masalah baru.

2. Lengkap Dengan Peralatan dan Perlengkapan WC
Sediakan berbagai barang keperluan wc pada umumnya seperti sabun, ember atau tempat penampungan air, kertas tisu, dan air bersih.

3. Tertutup dan Terlindung dengan Baik
Buat WC sebisa mungkin tertutup dengan lubang ventilasi yang memadai tetapi sulit untuk diintip orang dari luar. Selain itu perlu disediakan kunci pintu tempat buang air besar agar aman daring tangan jahil. Lindungi pemakai tempat buang hajat agar terlindung dari panas terik matahari dan rintik hujan.

4. Berada di Lokasi / Tempat yang Baik
Bangun atau letakkan wc kakus / toilet pada tempat yang tidak menganggu pemandangan orang yang melintas di tempat tersebut. Pastikan tidak akan menimbulkan bau tidak sedap dan tempatnya tidak mudah menjadi sarang kuman penyakit yang merugikan kesehatan manusia.

Juli 9, 2008 at 4:04 am Tinggalkan Komentar

Pengertian, Definisi dan Cara Penularan / Penyebaran Virus HIV AIDS – Info / Informasi Penyakit Menular Seksual / PMS

A. Virus HIV

HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus yang dapat menyebabkan AIDS dengan cara menyerang sel darah putih yang bernama sel CD4 sehingga dapat merusak sistem kekebalan tubuh manusia yang pada akhirnya tidak dapat bertahan dari gangguan penyakit walaupun yang sangat ringan sekalipun.

Virus HIV menyerang sel CD4 dan merubahnya menjadi tempat berkembang biak Virus HIV baru kemudian merusaknya sehingga tidak dapat digunakan lagi. Sel darah putih sangat diperlukan untuk sistem kekebalan tubuh. Tanpa kekebalan tubuh maka ketika diserang penyakit maka tubuh kita tidak memiliki pelindung. Dampaknya adalah kita dapat meninggal dunia terkena pilek biasa.

B. Penyakit AIDS

AIDS adalah singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome yang merupakan dampak atau efek dari perkembang biakan virus hiv dalam tubuh makhluk hidup. Virus HIV membutuhkan waktu untuk menyebabkan sindrom AIDS yang mematikan dan sangat berbahaya. Penyakit AIDS disebabkan oleh melemah atau menghilangnya sistem kekebalan tubuh yang tadinya dimiliki karena sel CD4 pada sel darah putih yang banyak dirusak oleh Virus HIV.

Ketika kita terkena Virus HIV kita tidak langsung terkena AIDS. Untuk menjadi AIDS dibutuhkan waktu yang lama, yaitu beberapa tahun untuk dapat menjadi AIDS yang mematikan. Seseorang dapat menjadi HIV positif. Saat ini tidak ada obat, serum maupun vaksin yang dapat menyembuhkan manusia dari Virus HIV penyebab penyakit AIDS.

C. Metode / Teknik Penularan dan Penyebaran Virus HIV AIDS
- Darah
Contoh : Tranfusi darah, terkena darah hiv+ pada kulit yang terluka, terkena darah menstruasi pada kulit yang terluka, jarum suntik, dsb
- Cairan Semen, Air Mani, Sperma dan Peju Pria
Contoh : Laki-laki berhubungan badan tanpa kondom atau pengaman lainnya, oral seks, dsb.
- Cairan Vagina pada Perempuan
Contoh : Wanita berhubungan badan tanpa pengaman, pinjam-meminjam alat bantu seks, oral seks, dll.
- Air Susu Ibu / ASI
Contoh : Bayi minum asi dari wanita hiv+, Laki-laki meminum susu asi pasangannya, dan lain sebagainya.

Cairan Tubuh yang tidak mengandung Virus HIV pada penderita HIV+ :
- Air liur / air ludah / saliva
- Feses / kotoran / tokai / bab / tinja
- Air mata
- Air keringat
- Air seni / air kencing / air pipis / urin / urine

Tambahan :
Jangan mengucilkan dan menjauhi penderita HIV karena mereka membutuhkan bantuan dan dukungan agar bisa melanjutkan hidup tanpa banyak beban dan berpulang ke rahmatullah dengan ikhlas.

Juli 9, 2008 at 4:02 am 11 komentar

Pemahaman Kaum Ibu Mengenai Kesehatan Ibu & Anak Makin Meningkat, Melalui Buku KIA



Oleh et_PI
Setelah proses pengembangan awal selama sepuluh tahun, Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), akhirnya diluncurkan pada tahun 2003 ini. Lima juta buku KIA, telah dicetak dan dibagikan dengan bantuan Badan Kerjasama Internasional Jepang (JICA). Buku ini diperkenalkan sejak tahun 1994, dan telah digunakan di 140 kabupaten / kota di 24 provinsi, meskipun belum pada semua fasilitas kesehatan. Lebih dari 50.000 kader kesehatan dan 10.000 bidan dilatih mengenai buku KIA ini. Buku ini terbukti dapat meningkatkan pemahaman dan pengetahuan kaum ibu khususnya mengenai kesehatan ibu dan anak. Pemahaman ini diharapkan akan dapat menurunkan Angka Kematian Bayi (AKB) dan Angka Kematian Ibu (AKI) Indonesia yang sampai saat ini masih tertinggi di Asia Tenggara.

Selain menjadi acuan dan sumber pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan ibu dan anak, buku itu juga berfungsi sebagai buku catatan kesehatan ibu dan anak, alat monitor kesehatan oleh petugas/tenaga kesehatan, meningkatkan komunikasi antara dokter dan pasien. Buku ini juga merupakan gabungan sejumlah kartu-kartu menuju sehat dan kartu ibu hamil, serta bahan informasi kesehatan ibu dan anak sehingga lebih efisien. Secara keseluruhan buku KIA mencakup beberapa isu strategis, mulai dari MPS (Making Pregnancy Safer), GSI (Gerakan Sayang Ibu), Kesehatan Reproduksi, Kadarzi (Keluarga Sadar Gizi), MTBS (Manajemen Terpadu Balita Sakit), Gebrak Malaria, serta Hepatitis B Uniject pada saat dilaksanakan kunjungan neonatus (1-7 hari) oleh tenaga kesehatan.

Hal tersebut mengemuka pada acara review nasional buku KIA ke-4 yang dihadiri oleh Dirjen. Bina Kesehatan Masyarakat, Prof.DR.Dr. Azrul Azwar,MPH dari Departemen Kesehatan dan Prof.Dr. Yasuhide Nakamura dari Universitas Osaka, yang mewakili JICA pusat, pada tanggal 6 Agustus 2003 di Jakarta.

Prof.Dr. Yasuhide Nakamura menilai bahwa buku KIA yang digunakan sejak tahun 1948, mampu menurunkan secara signifikan AKB dan AKI. Karenanya Jepang merasa perlu mendukung upaya Indonesia untuk menurunkan AKB dan AKI dengan pemberian hibah dan bantuan teknis. Buku KIA juga digunakan negara lain di Asia. Bahkan tim penilai evaluasi JICA untuk proyek buku KIA menilai bahwa buku KIA yang telah disebarkan di Indonesia ternyata telah melampaui cakupan provinsi yang telah direncanakan.

Sukses ini juga tidak terlepas dari beberapa faktor yang berkonstribusi, terutama karena adanya komitmen politik yang kuat dari Menteri Kesehatan dan jajarannya untuk mempromosikan buku KIA, bahkan telah disahkan menjadi program nasional oleh Depkes.

Pemerintah Jepang memberikan rekomendasi jangka panjang dan pendek sesuai dengan proyek yang telah berlangsung. Kebanyakan rekomendasi jangka pendek telah ditindak lanjuti sebagai bagian yang terintegrasi dengan WHO dalam mengukur efektivitas Buku KIA dan MTBS di Jawa Timur. Untuk rekomendasi jangka panjang ditujukan kepada Pemerintah Daerah agar mengalokasikan anggaran untuk penggunaan buku KIA ke dalam sistem informasi yang telah ada dan meningkatkan kerja sama lintas sektor dalam program Pengembangan Anak Dini Usia.

Yang menjadi permasalahan saat ini adalah hibah yang berlangsung sejak 1994 akan berakhir September 2003, dan untuk kesinambungan program, ada tiga hal yang hendak dilakukan : Pertama, menggunakan anggaran rutin dari APBN dan APBD. Kedua, memasukkan ke program lain yang sedang berjalan, misalnya proyek dari Unicef, Bank Dunia, dan ADB. Dan ketiga, lewat jalur swasta, misalnya memberikan buku kepada bidan desa. Bidan bisa menjual tanpa mengambil untung, uangnya untuk mencetak lagi buku KIA, sehingga program berkesinambungan. Buku KIA juga diperkenalkan ke fasilitas kesehatan lain, seperti klinik bersalin, praktik dokter swasta, serta rumah sakit.

Sejalan dengan desentralisasi, perlu ada komitmen daerah untuk kesinambungan dan kelangsungan penggunaan buku KIA setelah hibah Jepang berakhir. DI tingkat pusat sedang disiapkan keputusan Menteri Kesehatan tentang buku KIA. Sementara di daerah ada yang telah membuat surat edaran bupati untuk mendukung buku KIA, bahkan ada yang membuat peraturan daerah yang telah disetujui DPRD, salah satunya di Lombok Tengah. (PI_et)

Juli 9, 2008 at 3:58 am Tinggalkan Komentar

KEMITRAAN DUNIA USAHA DALAM MENDUKUNG IMPLEMENTASI DESA SIAGA

(dalam Rangkaian Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-42 Tahun 2006)

yang diselenggarakan oleh Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia atas dukungan Media Center Depkes dan Pusat Promosi Depkes RI, pada hari Kamis, tanggal 7 Desember 2006 di Hotel Sari Pan Pacific Jakarta antara lain sbb:

  • Telah tersosialisasikannya secara lengkap Pengembangan Desa Siaga kepada Dunia Usaha/ Swasta, dan semakin lebih dipahaminya bagaimana cara untuk mensinergikan ‘CSR” yang sudah dijalankan oleh dunia usaha/swasta dengan program Pengembangan Desa Siaga.

  • Teridentifikaninya peran nyata dari Dunia Usaha / Swasta yang telah menjalankan berbagai program CSR, dengan tujuan untuk memberdayaan masyarakat sampai tingkat desa, walaupun belum merata keseluruh desa di tanah air.

  • Pemerintah melalui Departemen Kesehatan selaku pengelola program pengembangan Desa  Siaga, hendaknya dapat lebih kreatif dan melakukan upaya yang sistematis serta menarik, sehingga dunia usaha/swasta dapat langsung tertarik dalam mendukung Implementasi Pengembangan Desa Siaga, untuk itu diperlukan mitra sebagi mediator dan katalisator untuk mewujudkannya, IAKMI direkomendasikan sebagai mitra utama.

  • Dunia usaha mengusulkan dua cara dalam mendukung implementasi pengembangan desa siaga antara lain:

    1. Diberikan kesempatan kepada dunia usaha/swasta untuk mengadopsi berupa “paket kegiatan” apa saja yang dapat lakukan  guna mendukung secara nyata pengembangan Desa Siaga, melalui mekanisme yang transparan dan akuntabel.
    2. Dapat pula dilakukan pengumpulan pendanaan CSR secara kolektif yang dikelola dengan akuntable dan jujur, dengan dukungan pengelola yang beridealisme tinggi sehingga benar-benar dapat mendukung implementasi pengembangan Desa Siaga
  • Dunia usaha / swasta dalam bermitra akan melihat secara seksama kemampuan mitranya untuk menyalurkan berbagai program CRS dalam mendukung implementasi Desa Siaga.

Juli 9, 2008 at 3:49 am Tinggalkan Komentar

Pelayanan Kedokteran Keluarga dan JPKM



Oleh Depkes, IDI & FK-UI
1. Pengertin dan Ruang Lingkup Pelayanan Dokter Keluarga :

Pelayanan Dokter Keluarga melibatkan Dokter Keluarga (DK) sebagai penyaring di tingkat primer, dokter Spesialis (DSp) di tingkat pelayanan sekunder, rumah sakit rujukan, dan pihak pendana yang kesemuanya bekerja sama dibawah naungan peraturan dan perundangan. Pelayanan diselenggarakan secara komprehensif, kontinu, integratif, holistik,koordinatif, dengan mengutamakan pencegahan, menimbang peran keluarga dan lingkungan serta pekerjaannya. Pelayanan diberikan kepada semua pasien tanpa memandang jenis kelamin, usia ataupun jenis penyakitnya.

2. Tugas Dokter Keluarga

1) Menyelenggarakan pelayanan primer secara paripurna menyuruh, dan bermutu guna penapisan untuk pelayanan spesialistik yang diperlukan, 2) Mendiagnosis secara cepat dan memberikan terapi secara cepat dan tepat, 3) Memberikan pelayanan kedokteran secara aktif kepada pasien pada saat sehat dan sakit, 4) Memberikan pelayanan kedokteran kepada individu dan keluarganya, 5) Membina keluarga pasien untuk berpartisipasi dalam upaya peningkatan taraf kesehatan, pencegahan penyakit, pengobatan dan rehabilitasi, 6) Menangani penyakit akut dan kronik, 7) Melakukan tindakan tahap awal kasus berat agar siap dikirim ke RS, 8) Tetap bertanggung-jawab atas pasien yang dirujukan ke Dokter Spesialis atau dirawat di RS, 9) Memantau pasien yang telah dirujuk atau di konsultasikan, 10) Bertindak sebagai mitra, penasihat dan konsultan bagi pasiennya, 11) Mengkordinasikan pelayanan yang diperlukan untuk kepentingan pasien, 12) Menyelenggarakan rekam Medis yang memenuhi standar, 13) Melakukan penelitian untuk mengembang ilmu kedokteran secara umum dan ilmu kedokteran keluarga secara khusus.

3. Wewenang Dokter Keluarga

1) Menyelenggarakan Rekam Medis yang memenuhi standar, 2) Melaksanakan pendidikan kesehatan bagi masyarakat, 3) Melaksanakan tindak pencegahan penyakit, 4) Memgobati penyakit akut dan kronik di tingkat primer, 5) Mengatasi keadaan gawat darurat pada tingkat awal, 6) Melakukan tindak prabedah, beda minor, rawat pascabedah di unit pelayanan primer, 7) Melakukan perawatan sementara, 8) Menerbitkan surat keterangan medis, 9) Memberikan masukan untuk keperluan pasien rawat inap, 10) Memberikan perawatan dirumah untuk keadaan khusus.

4. Kompetensi Dokter Keluarga

Dokter keluarga harus mempunyai kompetensi khusus yang lebih dari pada seorang lulusan fakultas kedokteran pada umumnya. Kompetensi khusus inilah yang perlu dilatihkan melalui program perlatihan ini. Yang dicantumkan disini hanyalah kompetensi yang harus dimiliki oleh setiap Dokter Keluarga secara garis besar. Rincian memgenai kompetensi ini, yang dijabarkan dalam bentuk tujuan pelatihan, akan tercantum dibawah judul setiap modul pelatihan yang terpisah dalam berkas tersendiri karena akan lebih sering disesuaikan dengan perkembangan ilmu dan teknologi kedokteran.

a) Menguasai dan mampu menerapkan konsep operasional kedokteran keluarga, b) Menguasai pengetahuan dan mampu menerapkan ketrampilan klinik dalam pelayanan kedokteran keluarga, c) Menguasai ketrampilan berkomunikasi,

menyelenggarakan hubungan profesional dokter- pasien untuk :

(a) Secara efektif berkomunikasi dengan pasien dan semua anggota keluarga dengan perhatian khusus terhadap peran dan risiko kesehatan keluarga, (b) Secara efektif memanfaatkan kemampuan keluarga untuk berkerjasana menyelesaikan masalah kesehatan, peningkatan kesehatan, pencegahan dan penyembuhan penyakit, serta pengawasan dan pemantauan risiko kesehatan keluarga, (c) Dapat bekerjasama secara profesional secara harmonis dalam satu tim pada penyelenggaraan pelayanan kedokteran/kesehatan.

A. Memiliki keterampilan manajemen pelayanan kliniks.

a) Dapat memanfaatkan sumber pelayanan primer dengan memperhitungkan potensi yang dimiliki pengguna jasa pelayanan untuk menyelesaikan. masalahnya, b) Menyelenggarakan pelayan kedokteran keluarga yang bermutu sesuai dengan standar yang ditetapkan.

B. Memberikan pelayanan kedokteran berdasarkan etika moral dan spritual.

C. Memiliki pengetahuan dan ketrampilan di bidang pengelolaan pelayanan kesehatan termasuk sistem pembiayaan (Asuransi Kesehatan/JPKM).

5. Klinik dokter Keluarga ( KDK )

a) Merupakan klinik yang menyelenggarakan Sistem Pelayanan Dokter Keluarga (SPDK), b) Sebaiknya mudah dicapai dengan kendaraan umum. (terletak di tempat strategis), c) Mempunyai bangunan yang memadai, d) Dilengkapi dengan saraba komunikasi, e) Mempunyai sejumlah tenaga dokter yang telah lulus pelatihan DK, f) Mempunyai sejumlah tenaga pembantu klinik dan paramedis telah lulus perlatihan khusus pembantu KDK, g) Dapat berbentuk praktek mandiri (solo) atau berkelompok. h) Mempunyai izin yang berorientasi wilayah, i) Menyelenggarakan pelayanan yang sifatnya paripurna, holistik, terpadu, dan berkesinambungan, j) Melayani semua jenis penyakit dan golongan umur, k) Mempunyai sarana medis yang memadai sesuai dengan peringkat klinik ybs.

6. Sistem Pelayanan Dokter Keluarga ( SPDK )

Untuk menunjang tugas dan wewenang nya diperlukan Sistem Pelayanan Dokter Keluarga yang terdiri atas komponen :

a) Dokter keluarga yang menyelenggarakan pelayanan primer di klinik Dokter Keluarga (KDK), b) Dokter Spesialis yang menyelenggarakan pelayanan sekunder di klinik Dokter Spesialis (KDSp), c) Rumah sakit rujukan, d) Asuransi kesehatan/ Sistem Pembiayaan, e) Seperangkat peraturan penunjang.

Dalam sistem ini kontak pertama pasien dengan dokter akan terjadi di KDK yang selanjutnya akan menentukan dan mengkoordinasikan keperluan pelayanan sekunder jika dipandang perlu sesuai dengan SOP standar yang disepakati. Pasca pelayanan sekunder, pasien segera dirujuk balik ke KDK untuk pemantauan lebih lanjut. Tata selenggarapelayanan seperti ini akan diperkuat oleh ketentuan yang diberlakukan dalam skema JPKM/asuransi.

7. JPKM

Untuk efisiensi pembiayaan dan menjaga mutu pelayanan dokter keluarga, ditetapkan JPKM. JPKM merupakan sistem pemeliharaan kesehatan menyeluruh yang terjamin mutunya dengan pembiayaan praupaya . uraian tentang JPKM mencakup sbb :

a) Latar belakang (masalah pelayanan dan pembiayaan kesehatan) JPKM dirumuskan sebagai upaya dirumuskan sebagai upaya Indonesia untuk mengatasi ancaman terhadap akses pelayanan kesehatan akibat kenaikan biaya kesehatan yang juga mengacam penurunan mutunya. Setelah bertahun-tahun terhadap pelbagai bentuk pemeliharaan kesehatan mancanegara, disadari bahwa pembayaran tunai langsung dari kocek konsumen atau pembayaran melalui pihak ketiga terhadap tagihan pemberi pelayanan kesehatan telah mendorong kenaikan biaya kesehatan . karena itu, dalam sitem JPKM dirumuskan keterlibatan masyarakat untuk membiayai kesehatan dengan iuran dimuka, keterlibatan pihak ketiga sebagai badan penyelenggara yang bertanggungjawab mengelola iuran secara efisien, keterlibatan sarana pelayanan kesehatan untuk melaksanakan layanan bermutu namun ekonomis (cost- effrctive) dengan pembayaran Pra-upaya, dan keterlibatan pemerintah sebagai badan pembina yang mengarahkan hubungan saling menguntungkan antar para pelaku JPKM tersebut. Dengan demikian, JPKM yang dalam UU No .23/1992 dinyatakan sebagai �suatu cara penyelenggaraan pemeliharaan kesehatan yang paripurna, berdasarkan asas usaha bersama dan kekeluargaan, yang berkesinambungan dan dengan mutu yang terjamin, serta dengan pembiayaan yang dilaksanakan secara pra- upaya�, pada hakekatnya adalah sistem pemeliharaan kesehatan yang memadu kan penataan subsistem pelayanan dengan subsistem pembiayaan kesehatan. Tujuannya adalah meningkatkan taraf kesehatan masyarakat dengan menjaga mutu pelayanan dan mengendalikan biaya pelayanan sehingga tidak menghambat akses masyarakat.b) Beberapa bentuk pembiayaan pemeliharaan kesehatan (tunai-langsung atau fee for service, asuransi ganti-rugi, asuransi dengan taguhan provider, pelayanan kesehatan terkendali (managed care). Dalam JPKM pelayanan kesehatan diselenggarakan oleh pelbagai sarana dan/atau penyelenggara Pemeluharaan Kesehatan atau pemberi Pelayanaan Kesehatan (PPK) yang dikontrak oleh Bapel serta dibayar secara pra-upaya. Dengan pembayaran secara pra-upaya, ppk didorong untuk merencanakan pelayanan kesehatan berdasarkan profil peserta dan efesiensi (cost- effectiveness), Hal ini akan mendorong penerapan standar pelayanan dan upaya jaga mutu yang akan memelihara dan meningkatkan taraf kesehatan peserta. c) JPKM sebagai bentuk pelayanan kesehatan terkendali di Indonesia (pengertian, para pelaku, tujuh jurus, program pengembangan : visi-misi-strategi-swot-tujuan-kegiatan-hasil-arah pengembangan selanjutnya). d) Peran dokter keluarga dalam JPKM (pelayanan tingkat pertama yang bermutu segai ujung tombak JPKM, health-resource-alocator terpecaya bagi keluarga).

Juli 9, 2008 at 3:47 am Tinggalkan Komentar

Program Penyehatan Lingkungan

Era Otonomi Daerah merupakan perubahan sistem pemerintahan dari sistem sentralis ke sistem desentralis yang dititik beratkan di Kabupeten / Kota yaitu pelimpahan wewenang pemerintah Pusat ke pemerintah di Daerah.

Salah satu pelimpahan wewenang sebagian urusan diatas adalah bidang kesehatan. Pembangunan dibidang kesehatan merupakan pembangunan berkelanjutan yang mengacu pada visi, misi, kebijakan dan strategi pada ” Indonesia sehat 2010 “. Kebijakan yang terkait dengan kesehatan lingkungan adalah mewujudkan kualitas lingkungan yang sehat. Strategi yang dijalankan yaitu pembentukan lingkungan dan perilaku sehat pada sasaran wilayah sehat, tempat tempat umum sehat, tempat pariwisata sehat, tempat kerja sehat, rumah dan bangunan sehat.

Implementasi ” Indonesia sehat 2010 “ tertuang pada Lampung Selatan Sehat adalah tercapainya suasana lingkungan permukiman yang aman, nyaman dan sehat, tercapainya kawasan pariwisata sehat dan tercapainya kawasan industri yang memenuhi syarat kesehatan. Lingkungan secara menyeluruh di Kabupaten Lampung Selatan, jika di pandang dari sudut kesehatan lingkungan merupakan lingkungan yang kurang sehat. Hal ini diindikasikan dengan tingginya angka penyakit yang ditularkan melalui lingkungan seperti ISPA, influensa, diare, malaria, thypus, disentri, bronchitis, TB Paru, dan campak. Upaya pengendalian penyakit dilakukan dengan memutuskan mata rantai penularan dengan cara perbaikan kualitas air dan rumah, dan memperbaiki sanitasi sarana air bersih dan jamban keluarga.

Komentar : info lebih lanjut, masukan, tanggapan, kritik, usul & saran dapat dikirim ke edyp5000@gmail.com

Juli 7, 2008 at 2:53 am 1 komentar


SELAMAT DATANG

Ass ..... Selamat Datang Web Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan ini merupakan Langkah awal dari Situs Web Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan yang masih dalam proses pembuatan ,terima kasih diucapkan buat Seluruh Pihak yang Telah mendukung sehingga Situs Web Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan dapat Online, Kami persilahkan untuk mempergunakan data yang tersedia, Kami juga mohon dukungan kritik dan saran yang membangun dari rekan - rekan untuk mencapai kesempurnaan dalam penyajian informasi Kesehatan yang bermanfaat bagi Kami, Kita semua dan Masyarakat. Apabila terdapat kesalahan dalam penulisan KAMI-MOHON-MAAF, Semoga dimaklumi Pengelola SIK Lampung Selatan

TANGGALAN

Juli 2008
S S R K J S M
« Jun   Agu »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
Image and video hosting by TinyPic

FORUM DISKUSI KESEHATAN

Image and video hosting by TinyPic

GOUP FACEBOOK DINKES LAMSEL

Image and video hosting by TinyPic

Status

  • 200,690 Kunjungan
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

Mendapatkan penghasilan Online


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.