Archive for Juni 11th, 2008
Kasus Kematian Bayi dan Balita
Kasus Kematian Bayi
Angka kematian bayi Kabupaten Lampung Selatan berdasarkan hasil Susenas Propinsi Lampung Tahun 2002, untuk laki-laki sebesar 46/1000 kelahiran hidup, dan untuk perempuan sebesar 45/ 1000 kelahiran hidup, total kematian bayi sebesar 40/1.000 kelahiran hidup. Untuk target Indikator IIS 2010 adalah 40 per 1.000 kematian bayi.
Kasus kematian bayi di Kabupaten Lampung Selatan pada tahun 2003 meningkat dari 204 bayi per 28.526 kh dan kemudian meningkat menjadi 236 bayi pada tahun 2004. Kemudian pada tahun 2005 menjadi 238 kasus, tahun 2006 turun menjadi 227 kasus, kemudian kembali meningkat menjadi 248 kasus di tahun 2007.
GRAFIK 5
TREND KASUS KEMATIAN BAYI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
TAHUN 2003 - 2007
Sumber: Subdin Yankes Tahun 2007
Dari tabel di atas terlihat kasus kematian bayi di Kabupaten Lampung Selatan selama 5 tahun sangat fluktuatif, namun rata- rata berkisar lebih dari 200 kasus per tahunnya.
Penyebab kematian pada bayi di tahun 2007 terbanyak disebabkan karena lahir mati (90 kasus) pada masa perinatal dan karena asfiksia (84 kasus) pada masa neonatal, dan sisanya sebanyak 74 kasus terjadi pada masa bayi
GRAFIK 6
PENYEBAB KEMATIAN BAYI
KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TAHUN 2007
Sumber: Laporan Hasil Evaluasi Subdin Yankes Tahun 2007
Grafik di atas menunjukkan penyebab kematian bayi berdasarkan semua golongan umur, dimana penyebab kematian tertinggi adalah lahir mati sebanyak 36% (90 kasus), asfixia 34% (84 kasus) dan BBLR 15% (37 kasus).
Dalam upaya menghindari terjadinya kasus lahir mati, asfixia dan kelainan maupun gangguan kesehatan pada bayi maka upaya peningkatan pelayanan ANC dari bidan maupun persalinan didampingi tenaga kesehatan perlu lebih mendapatkan perhatian. Juga peran serta kader kesehatan untuk meningkatkan kesadaran ibu hamil untuk memeriksakan kehamilannya ke petugas kesehatan maupun bidan, penyuluhan kepada masyarakat untuk lebih memperhatikan ibu hamil baik perlakuan, motivasi dan intake gizi yang ideal.
GRAFIK 7
PERSENTASE KASUS KEMATIAN BAYI PER GOLONGAN UMUR
KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TAHUN 2007
Sumber: Laporan Hasil Evaluasi Subdin Yankes Tahun 2007:
Berdasarkan golongan umur, kasus kematian terbanyak adalah pada masa perinatal yaitu antara 0-7 hari. Untuk melihat distribusi penyebab kematian bayi per puskesmas terlampir pada tabel 7a.
GRAFIK 8
PENYEBAB KEMATIAN BAYI PER GOLONGAN UMUR
KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TAHUN 2007
Sumber: Laporan Hasil Evaluasi Subdin Yankes Tahun 2007
TABEL 4
PENYEBAB KEMATIAN BAYI (1-11 bulan)
KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TAHUN 2007
Sumber: Laporan Hasil Evaluasi Subdin Yankes Tahun 2007 :
Tabel di atas menunjukkan kematian di luar masa neonatal dan perinatal. Untuk penyebab lain-lain kasus kematian bayi dapat dijelaskan banyak faktor misalnya plasenta previa, ikterus, dan faktor obstetri lainnya.
GRAFIK 9
PERSENTASE PENYEBAB KEMATIAN MASA BAYI
KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TAHUN 2007
Kasus Kematian Balita
Target IIS 2010 sebanyak 58/1.000 kelahiran hidup. Data kasus kematian balita di Kabupaten Lampung Selatan pada tahun 2007 tidak terjadi kematian pada balita (0 kasus). Sementara 2 tahun sebelumnya masing-masing terjadi 1 kasus kematian balita.
Add comment Juni 11, 2008
















