DEMOGRAFI
Mei 28, 2008
Kabupaten Lampung Selatan dengan luas wilayah 3180,78 km2 memiliki 381 desa yang tersebar di duapuluh kecamatan dan empat kelurahan. Badan Pusat Statistik Kabupaten Lampung Selatan tahun 2007 mendata terdapat 1.341.258 jiwa penduduk yang terdiri dari 696.281 laki-laki dan 644.977 perempuan dengan rata- rata kepadatan 421,68 per km2 . Dari 345.345 KK dengan rata-rata jiwa per rumah tangga sebanyak 4,4 jiwa, terdapat 166.418 KK (639.432 jiwa) masuk kategori penduduk miskin (47,7%).
Komposisi penduduk menurut jenis kelamin di Kabupaten Lampung Selatan tahun 2007 dapat dilihat pada lampiran table 3, dengan seks rasio antara penduduk laki – laki dan perempuan sebesar 107,95 yang berarti bahwa setiap 100 jiwa perempuan terdapat 107,95 laki-laki. Sedangkan distribusi penduduk laki- laki dan perempuan menurut golongan umur adalah sebagai berikut.
GRAFIK 1
Grafik diatas menyatakan jumlah penduduk tertinggi berada pada golongan umur muda 10 – 14 tahun (12,09%) dan terrendah pada golongan umur >75 tahun (0,98%).
Dari 20 kecamatan yang ada di Kabupaten Lampung Selatan tercatat kecamatan yang menyumbangkan angka tertinggi masih di Kecamatan Natar dengan jumlah penduduk 168.317 jiwa, sedangkan jumlah penduduk yang terendah adalah di Kecamatan Rajabasa dengan jumlah penduduk 24.432 jiwa. Kepadatan penduduk tidak merata/ bervariasi antara 123,49 jiwa/km2 sampai dengan 787,37 jiwa/km2 tercatat bahwa Kecamatan Gedong Tataan adalah yang terpadat dan Kecamatan Punduh Pidada adalah yang terendah (tabel 1)
Penduduk Kabupaten Lampung Selatan secara garis besar digolongkan menjadi dua bagian yaitu Penduduk Asli Lampung dan Penduduk Pendatang. Penduduk Asli Lampung khususnya, Suku Lampung Peminggir umumnya berkediaman disepanjang pantai pesisir, seperti Kecamatan Penengahan, Kalianda, Katibung, Padang Cermin, dan Kedondong.
GRAFIK 2
Data kependidikan Kabupaten Lampung Selatan tahun 2007 menunjukkan penduduk dengan kriteria tamat SD/MI dengan jenis kelamin perempuan adalah yang tertinggi (36,5%). Sedangkan pada urutan yang kedua adalah kriteria tidak tamat /belum tamat SD yaitu 28,9% pada jenis kelamin perempuan. Tamatan Universitas ataupun Diploma IV masih rendah sekali (0,6%)
Rendahnya tingkat pendidikan penduduk Lampung Selatan tahun 2007 yang menamatkan pendidikannya pada jenjang sarjana umumnya disebabkan oleh alasan ekonomi dengan demikian secara umum penduduk Lampung Selatan sebagian besar tingkat pendidikannya masih di bawah rata-rata.
Entry Filed under: Gambaran Umum. Tag: Add new tag, Demografi, Kesehatan, Penduduk.
1 Comment Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed














1.
david | November 12, 2008 at 6:49 pm
maju terus lampung selatan…
dengan semangat kebersamaan Lampung Selatan dapat berkembang dan maju menjadi ikon pariwisata propinsi lampung…
hidup! lampung selatan…