Seminar nasional: Profesionalisme Dokter: dalam Aspek Mediko-Legal dan Komunikasi Efektif
Dengan hormat,
Seiring dengan kemajuan zaman, ada baiknya seorang dokter senantiasa meng”up-grade” keilmuan, wawasan hukum, serta kemampuan berkomunikasi efektif dalam bekerja secara lebih profesional. Hal tersebut adalah tuntutan dalam pelayanan kesehatan yang berorientasi pada masyarakat.
Untuk itu FK Universitas Brawijaya menyelenggarakan :
Seminar nasional: Profesionalisme Dokter: dalam Aspek Mediko-Legal dan Komunikasi Efektif.
Tempat : FK Universitas Brawijaya Malang.
Waktu : Tgl 20 Februari 2010 ,
SKP : Akreditasi IDI (4 SKP full)
Biaya : untuk dokter Rp 200.000, Mahasiswa FK : Rp 100.000.
PEMBAYARAN
Transfer perbankan : BNI Unibraw Malang, No. Rek 7271622-5
a.n dr. Danik Agustin P
Tunai :
dr. Danik Agustin
Lab. Anatomi FKUB
Bukti transfer & formulir pendaftaran dikirim via email ke indri_fkub@yahoo.com. Atau FAX ke (0341) 557722
Materi :
1. Aspek Mediko-Legal Praktek Kedokteran oleh dr. Anny Isfandyarie Sp.An, SH
2. Testimoni oleh Dr.X (dirahasiakan untuk alasan keamanan)
3. Pentingnya komunikasi dalam Praktek Kedokteran oleh Prof. H. Deddy Mulyana, M.A., Ph.D
4. Aplikasi Komunikasi Kedokteran dalam Praktek oleh dr. Arif Alamsyah,MARS
5. Praktek (DEMO) bersama Wanda Hamidah
6. Presentasi makalah : Peran Telepon dalam Praktek Kedokteran oleh Pemenang makalah
Sekretariat :
Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya
Jl Veteran 2 Malang 65145
Telp. (0341) 569117 Ext. 114
Email panitia : indri_fkub@yahoo.com
CP : dr.Danik Agustin (081 334 649 619).
dr. Indriati Dwi R (081 136 7926)
Add comment Januari 18, 2010
Kasus Kematian Bayi dan Balita
Infant Mortality Rate atau Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan indikator yang lazim digunakan untuk menentukan derajat kesehatan masyarakat, baik pada tatanan kabupaten, provinsi maupun nasional. Selain itu, program-program kesehatan di Indonesia banyak yang menitikberatkan pada upaya penurunan AKB. Angka Kematian Bayi merujuk kepada jumlah bayi yang meninggal pada fase antara kelahiran hingga bayi belum mencapai umur 1 tahun per 1000 kelahiran hidup.
Angka kematian bayi Kabupaten Lampung Selatan berdasarkan hasil Susenas Propinsi Lampung Tahun 2002, untuk laki-laki sebesar 46/1000 kelahiran hidup, dan untuk perempuan sebesar 45/ 1000 kelahiran hidup, total kematian bayi sebesar 40/1.000 kelahiran hidup. Untuk target Indikator IIS 2010 adalah 40 per 1.000 kematian bayi.
Kasus kematian bayi di Kabupaten Lampung Selatan pada tahun 2004 sebesar 236 bayi . Kemudian pada tahun 2005 menjadi 238 kasus, tahun 2006 turun menjadi 227 kasus, kemudian kembali meningkat menjadi 248 kasus di tahun 2007, pada tahun 2008 menurun menjadi 113 kasus
GRAFIK 4.4
KASUS KEMATIAN BAYI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
TAHUN 2004 – 2008

Sumber: Subdin Yankes Dinkes Kab.Lamsel Tahun 2004 s.d 2008
Dari tabel di atas terlihat kasus kematian bayi di Kabupaten Lampung Selatan selama 5 tahun sangat fluktuatif, namun rata- rata berkisar 200 kasus per tahunnya. Angka Kematian Bayi (AKB) pada tahun 2008 merupakan jumlah kasus terendah selama 5 tahun terakhir. Namun kasus kematian bayi ini masih perlu mendapat perhatian karena masih tingginya kasus lahir mati (24 kasus).
Kecenderungan penurunan AKB dapat dipengaruhi oleh pemerataan pelayanan kesehatan berikut fasilitasnya. Pendapatan masyarakat meningkat juga dapat berperan melalui perbaikan gizi yang pada gilirannya mempengaruhi daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit.
Penyebab kematian pada bayi di tahun 2008 dapat dilihat pada grafik di bawah ini
GRAFIK 4.5
PERSENTASE PENYEBAB KEMATIAN BAYI
KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TAHUN 2008

Sumber: Laporan Hasil Evaluasi Subdin Yankes Tahun 2008
Grafik di atas menunjukkan penyebab kematian bayi berdasarkan semua golongan umur, dimana penyebab kematian tertinggi adalah Asfixia sebanyak 38,05% (43 kasus), Lain-lain 30,97% (35 kasus) dan BBLR 25,66% (29 kasus).
Dalam upaya menghindari terjadinya kasus lahir mati, asfixia dan kelainan maupun gangguan kesehatan pada bayi maka upaya peningkatan pelayanan ANC dari bidan maupun persalinan didampingi tenaga kesehatan perlu lebih mendapatkan perhatian. Juga peran serta kader kesehatan untuk meningkatkan kesadaran ibu hamil khususnya bagi ibu hamil kategori keluarga miskin untuk memeriksakan kehamilannya ke petugas kesehatan maupun bidan, penyuluhan kepada masyarakat untuk lebih memperhatikan ibu hamil baik perlakuan, motivasi dan intake gizi yang ideal.
Berdasarkan golongan umur, kasus kematian terbanyak adalah pada masa perinatal yaitu antara 0-7 hari. Untuk melihat distribusi penyebab kematian bayi per puskesmas terlampir pada lampiran tabel 7b.
GRAFIK 4.6
PENYEBAB KEMATIAN BAYI PER GOLONGAN UMUR
KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TAHUN 2008

Tabel di atas menunjukkan kematian di luar masa neonatal dan perinatal. Untuk penyebab lain-lain kasus kematian bayi dapat dijelaskan banyak faktor misalnya plasenta previa, ikterus, dan faktor obstetri lainnya.
Kasus Kematian Balita
Angka Kematian Balita atau AKABA menggambarkan peluang untuk meninggal pada fase antara kelahiran dan sebelum umur 5 tahun. Badan Pusat Statistis menyebutkan bahwa AKABA pada tahun 2007 sebesar 44 per 1000 kelahiran hidup. Target IIS 2010 sebanyak 58/1.000 kelahiran hidup. Data kasus kematian balita di Kabupaten Lampung Selatan periode tahun 2007 dan tahun 2008 tidak terjadi kematian pada balita (0 kasus). Sementara 2 tahun sebelumnya terjadi 1 kasus kematian balita
Add comment November 3, 2009
KASUS KEMATIAN IBU KAB. LAMPUNG SELATAN
Kematian Ibu Maternal senantiasa menjadi indikator keberhasilan pembangunan pada sektor kesehatan. Kematian Ibu mengacu pada jumlah kematian ibu yang terkait dengan masa kehamilan, persalinan dan nifas. Status kesehatan masyarakat Lampung Selatan salah satunya dilihat dari kasus kematian ibu. Grafik dibawah ini memaparkan kasus kematian ibu yang terjadi di Kabupaten Lampung Selatan selama kurun waktu lima tahun
GRAFIK 4.2
TREND KASUS KEMATIAN IBU DI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
PADA TAHUN 2004 – 2008

Bila dibandingkan dengan Indikator Indonesia Sehat 2010 untuk AKI yaitu 150 / 100.000 kh, Kabupaten Lampung Selatan pada tahun 2008 untuk kasus kematian ibu masih di bawah target yaitu sebesar 70,34 / 100.000 kh.
Jika dilihat dari golongan sebab sakit, kasus obstetri terbanyak pada tahun 2008 yang menyebabkan kematian adalah disebabkan oleh perdarahan.
Hal ini nampak pada diagram berikut ini :
GRAFIK 4.3
PERSENTASE PENYEBAB KEMATIAN IBU
KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TAHUN 2008

Sumber: Laporan Hasil Evaluasi Subdin Yankes Tahun 2008
Dari 14 kasus kematian ibu yang terjadi di Kabupaten Lampung Selatan tahun 2008, kasus perdarahan terjadi di 7 wilayah puskesmas yaitu di puskesmas Tanjung Agung dan Sukadamai masing-masing 2 kasus; di puskesmas Palas, Tanjung Bintang, Natar masing-masing 1 kasus. Untuk kasus eklampsia terjadi di puskesmas Kalianda 2 kasus, dan di Puskesmas Tanjung Agung dan Natar masing-masing 1 kasus. Sedangkan untuk kasus Aborsi terjadi di Puskesmas Way Muli 1 kasus. Untuk point lain-lain 2 kasus kematian saat persalinan tidak diketahui (tabel 7a).
Penyebab kematian berdasarkan kelompok ibu maternal, semua kematian terjadi pada saat ibu bersalin.
Add comment November 2, 2009
SITUASI DERAJAT KESEHATAN KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
Pembangunan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan yang optimal. Derajat kesehatan yang merupakan pencerminan kesehatan perorangan, kelompok maupun masyarakat digambarkan dengan umur harapan hidup, mortalitas, morbiditas dan status gizi masyarakat. Sehat dalam pengertian secara luas, yakni bukan saja bebas dari penyakit dan kecacatan tetapi juga tercapainya keadaan kesejahteraan baik fisik, sosial dan mental.
Analisa Derajat kesehatan yang optimal dapat dilihat dari unsur kualitas hidup serta unsur mortalitas, morbiditas dan status gizi.
Angka Harapan Hidup (Life Expentancy Rate)
Umur harapan hidup (UHH) digunakan untuk menilai derajat kesehatan dan kualitas hidup masyarakat baik kabupaten/kota, provinsi maupun Negara. UHH juga menjadi salah satu indikator dalam mengukur Indeks Prestasi Manusia. Adanya perbaikan pada pelayanan kesehatan melalui keberhasilan pembangunan pada sektor kesehatan dapat diindikasikan dengan adanya peningkatan umur harapan hidup saat lahir. Badan Pusat statistik mengestimasikan UHH di Indonesia tahun 2007 sebesar 69,09.Provinsi dengan estimasi UHH tertinggi pada tahun 2007 adalah DIY sebesar 74,56 yang diikuti oleh DKI Jakarta sebesar 74,42 dan Bali sebesar 73,29. Sedangkan Nusa Tenggara Barat menjadi provinsi dengan UHH terendah sebesar 63,25
Di Kabupaten Lampung Selatan umur harapan hidup berdasarkan sumber BPS Provinsi lampung Tahun 2003 65,2 tahun 2004 66,2, tahun pada tahun 2005 67,4, tahun 2006 67,5 dan tahun 2007 68,0.(data tahun 2008 belum tersedia)
Angka harapan hidup waktu lahir tahun 2003-2007 Kabupaten Lampung Selatan dapat dilihat pada diagram berikut :

Sumber : BPS Provinsi Lampung
Salah satu indkator derajat kesehatan masyarakat adalah angka umur harapan hidup, sehingga tingginya umur harapan hidup menunjukkan tingkat taraf hidup suatu negara. Berdasarkan Kepmenkes Nomor 1202/MENKES/SK/VIII/2003 tentang IIS 2010 dan Pedoman Penetapan Indikator Provinsi Sehat dan Kabupaten/Kota Sehat, target 2010 untuk Angka Harapan Hidup Waktu Lahir adalah 67,9 tahun.
Berdasarkan hasil susenas 2002 umur harapan hidup di Kabupaten Lampung Selatan adalah 65 tahun untuk laki-laki dan rata-rata 67 tahun untuk wanita. Berdasarkan PP Nomor 7 Tahun 2005, tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2004 – 2009, telah ditetapkan bahwa target umur harapan hidup diharapkan meningkat dari 62,2 tahun menjadi 70,6 tahun.
Add comment November 2, 2009
JENIS-JENIS NARKOBA DAN BAHAYANYA
Ancaman bahaya Narkoba memang tidak pandang usia, bahkan sampai saat ini telah menyentuh seluruh lapisan masyarakat termasuk dilingkungan TNI. Untuk itu perlunya langkah dan tindakan untuk memeranginnya yang salah satu diantaranya masyarakat harus mengenali jenis-jenis narkoba agar dapat melakukan tindakan pencegahannya yang tepat, baik terhadap peredaran maupun pencegahan agar tidak mejadi korban keganasan narkoba.

Namun sebelum kita dapat melakukan tindakan pencegahan, terlebih dahulu perlunya pemahaman yang benar terhadap apa itu Nakoba. Pengertian narkoba (narkotika dan bahan adiktif) menurut Badan Kerjasama Sosial Usaha Pembinaan Warga Tama (Bersama) terbitan 2005 adalah merupakan zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan . Mengingat banyaknya jenis narkoba baik yang berasal dari tumbuhan maupun bahan kimia sintetis dan semi sintetis, maka masing-masing keluarga perlu mengetahui jenis-jenis narkoba yang banyak beredar di masyarakat.
Jenis-jenis narkoba.
Secara umum jenis narkoba itu dapat dikelompokan dalam tiga golongan yaitu : Bahan berbahaya, Psikotropika dan narkotika. Berbagai jenis narkoba yang perlu kita waspadai dan telah banyak beredar dipasaran meliputi :
1. Bahan berbahaya. Adalah zat atau bahan yang berasal dari bahan kimia atau biologi, baik dalam bentuk tunggal maupun campuran yang dapat membahayakan kesehatan tubuh dan lingkungan hidup. Yang termasuk dalam golongan bahan berbahaya ini adalah :
• Minuman keras. Adalah semua jenis mengadung alcohol yang kadar prosentasenya berkisar antara 1 % – 50 % . Jenis minuman yang banyak beredar dipasaran antara lain : Bir dan Green sand ( kadar alakoholnya 1% -5 %), Martini dan Wine atau anggur (kadarnya antara 5 % – 20 %),sedang Whisky brandy kadar alkoholnya antara 20 % – 50%.
• Nikotin. Adalah merupakan bahan adiktif seperti k0okain dan heroin. Yang paling umum terdapat pada tembakau yang dihsap dalam bentuk rokok maupun cerutu. Nikotin sangat beracun (toksik) yang dalam dosis 60 mg pada orang dewasa dapat mematikan karena kegagalan pernafasan.
• Volatile solvent atau inhalensia. Adalah zat adiktif yang pada umumnya berbentuk cairan yang mudah menguap diudara terbuka. Uapnya ini yang membahayakan dan contoh yang banyak beredar dipasaran seperti : lem uhu, acetone,aica aibon, castol dan dan premix.
• Dan zat desainer. Adalah obat ramuan jalanan yang dapat menimbulkan kecanduan. Misalnya : speed ball, peace pills, crystal, angle dust, rocketfuel dll.
2. Psikotropika. Adalah obat baik alamiah atau sintetis yang bersifat psikoaktif yang melalui pengaruh selektif pada susunan syaraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktifis mental dan perilaku. Bahan ini dapat menimbulkan depresi mental, merangsang (stimulasi) gangguan syaraf dan menimbulkan halusinasi atau daya khayalan tentang kindahan yang luar biasa. Jenis-jenis psikotropika yang populer dan banyak beredar di masyarakat serta dikonsumsi oleh para remaja adalah :
• Ecstacy : zat ini juga dikenal dengan XTC yang nama kimianya adalah 3-4 Methylene Dioxy Vethil Amphetainine. Yang mengkonsumsi barang ini seluruh tubuhnya terasa melayang-layang dan menghilangkan perasaan malu,sehingga berani tampil percaya diri . Yang ada dibnaknya hanyalah pikiran yang kosong, rilex dan bayangan yang indah-indah.
• Shabu-shabu : adalah jenis narkoba yang juga banyak dikonsumsi oleh masyarakat, bentuknya kristal berwarna putih.Cara memakainya dengan dibakar di atas kertas aluminium foil yang asapnya dihirup dengan menggunakan bong (alat penghisap). Efek dari bahan ini dapat menimbulkan paranoid atau rasa takut yang belebihan dan menjadi lebih sensitive serta mudah tersinggung. Contoh yang dapat menimbulkan dipresi mental misalnya pil BK,Magadon, Valium, mandrake dan rohypnol. Sedang yang dapat menimbulkan halusinasi ialah LSD (Licercik acid dhietilamide).
3. Narkotika. Yang termasuk dalam kelompok narkotika pada umumnya berasal dari berbagai jenis tumbuhan seperti :
a. Opiod. Kata ini berasal dari tumbuhan opium yang banyak mengandung alkaloid opium termasuk morfin. Contoh yang banyak beredar dipasaran adalah candu, morfin, heroin atau putauw, codein, Demerol dan methadone. Efek terhadap kesehatan tubuh adalah kekacauan dalam bicara, rabun dimalam hari, merusak liver dan ginjal, resiko HIV tinggi, kematian bila overdisis.
b. Kokain . zat ini juga berasal dari tumbuhan liar Erythroxylon coca . Nama lain yang sering kita dengar adalah snow, coke, girl,lady dan crack. Efek yang menonjol dari kokain ini apabila terjadi putus kokain maka akan timbul kinginan bunuh diri.
c. Kanabis atau ganja. Ini adalah sejenis tanaman yang nama latinnya Cannabis sativa dan masyarakat sudah banyak yang mengenalnya. Karena tanaman ini termasuk dalam jenis narkoba ,maka peredarannyapun juga dilarang, karena dapat menimbulkan gangguan pada syaraf.
Tindakan Pencegahan.
Pengenalan jenis-jenis narkoba itu bukan dimaksudkan untuk promosi agar menjadi pecandu narkoba, akan tetapi dengan mengingat bahaya yang ditimbulkan agar masyarakat termasuk TNI lebih berhati-hati dan waspada dalam menjaga keluarganya. Lingkungan kerluarga mempunyai peran yang sangat penting dalam tindakan pencegahan terhadap jeratan narkoba. Karena itu stiap keluarga harus membentengi keluarganya dengan bekal keimanan yang kuat kepada keluarga agar tidak mudah terkena bujuk rayu dari lingkungan yang sudah tebiasa mengkonsumsi narkoba. Berikan pemahaman yang benar akan bahayanya narkoba dan dampaknya terhadap masa depan. Oleh karena itu katakan tidak pada narkoba atau bahasa populernya “ say no to drug ” seperti slogan anti narkoba yang sering kita lihat atau baca selama ini.
Add comment Juni 4, 2009
5 Alasan Lari Wajib Dilakukan

LARI dari masalah hanya akan membuat pikiran stres, sementara masalah tak kunjung usai. Tapi, lari yang satu ini membuat tubuh sehat dan bugar.
Banyak sekali orang malas olahraga, padahal olahraga membuat kita sehat, di samping pola hidup teratur dan makan makanan bergizi. Lari salah satu bentuk olahraga yang dapat membuat tubuh seseorang sehat, tanpa harus mengeluarkan banyak uang.
Seperti dilansir SheKnows, ada lima alasan mengapa kita harus menggiatkan olahraga lari.
Membentuk tubuh jadi indah
Lari adalah salah satu cara terbaik untuk membakar kalori dalam tubuh. Dengan lari, bentuk tubuh menjadi indah. Untuk para wanita, pamerkan keindahan tubuh saat lari dengan baju olahraga cantik. Tak ada salahnya, olahraga sambil mejeng? Namun, jangan sampai lupa minum cukup air sebelum dan sesudah lari. Karena saat lari, tubuh akan banyak mengeluarkan cairan lewat keringat. Menjaga kecukupan cairan dalam tubuh akan membuat otot tetap lentur.
Melancarkan peredaran darah
Lari dapat melancarkan peredaran darah dalam tubuh. Jika dilakukan secara rutin, lari menjaga jantung dari serangan penyakit, menyembuhkan dan mencegah stres menahun, serta mengatasi masalah kesehatan lainnya. Lari akan sangat efektif jika diawali dengan ritme perlahan, semakin cepat, dan memperlambat kecepatan saat hendak selesai.
Mencegah penuaan
Lari memiliki manfaat luar-dalam bagi tubuh. Selain melatih otot, menguatkan tulang, meningkatkan kerja otak, juga mencegah alzeimer (pikun) dan membuat wajah awet muda. Agar manfaat tersebut dirasakan lebih maksimal, sebelum lari ada baiknya pemanasan terlebih dahulu.
Menghirup udara segar
Dengan lari di luar ruangan, tubuh akan mendapat pasokan udara segar dan bertemu dengan hal-hal dan orang-orang baru sehingga hidup jadi lebih menyenangkan. Kita disibukkan dengan seabrek rutinitas harian hingga membuat pikiran penat. Lari membantu Anda melepaskan semua kepenatan agar hari-hari berikutnya bisa dilewati dengan lebih menyenangkan.
Membuat perasaan lebih baik
Pada saat lari, Anda bisa melihat pemandangan sekitar dan menghirup udara segar yang akan membuat mood lebih baik. Namun perlu diingat, jika Anda merasa kondisi tubuh sedang tidak fit, sebaiknya jangan olahraga lari dahulu. Setidaknya jika tetap ingin lari, lakukan sebentar saja
Add comment Juni 3, 2009
Kesehatan Manusia
Organ tubuh manusia adalah mesin tercanggih yang paling rumit sejagat
raya. Kenapa dikatakan demikian? Disebut tercanggih karena organ tubuh
kita terdiri dari ratusan miliar sel yang saling berhubungan satu sama
lain, dimana bila salah satu sel rusak maka akan segera digantikan oleh
sel yang baru. Disebut paling rumit karena susunan struktur jaringan tubuh
manusia sangatlah kompleks. Bisakah anda bayangkan misalnya, susunan urat
syaraf yang menjulur keseluruh tubuh itu dapat saling berhubungan satu
sama lain ketika menghantarkan rangsangan sehingga menghasilkan respon
yang tepat kurang dari satu detik..!!!?? “komputer paling canggih aja
masih sering loading…”. Sampai kapanpun manusia tidak akan mampu
menciptakan mesin seperti layaknya tubuh manusia. Tubuh dengan
kompleksitas kerumitannya mampu secara teratur menjalankan fungsinya
masing-masing. Robot buatan manusia yang paling canggih pun belum bisa
mengganti onderdilnya sendiri. Sedangkan manusia, bila satu sel saja
rusak, maka otomatis tubuh kita akan menghasilkan sel baru sebagai
pengganti sel yang rusak tadi.
Mestinya kita mensyukuri semua ini dengan cara menjaga tubuh kita dari
berbagai macam bahaya. Penyakit misalnya, bila kita pandai berkomunikasi
dengan tubuh kita sendiri, kita akan tahu kapan tubuh kita butuh
istirahat, kapan tubuh kita membutuhkan makan, kapan tubuh kita memerlukan
perawatan ekstra, dan lain-lain. Namun, bila kita tidak pandai
berkomunikasi dengan tubuh kita sendiri, bagaimana cara kita merawat tubuh
kita sendiri?
Bagaimana pun, sekaranglah saatnya bagi kita belajar bahasa tubuh. Maksud
bahasa tubuh disini ialah segala jenis reaksi yang tubuh timbulkan ketika membutuhkan sesuatu. Semakin kita tahu bahasa tubuh kita, semakin baik
pula komunikasi yang terjalin antara kita dengan tubuh kita. Dengan
memahami bahasa tubuh, kita akan semakin tahu apa keinginan tubuh kita.
Karena bahasa tubuh adalah bahasa yang sangat alami dan sederhana. Oleh
karena itu, jangan pernah berpikir bahwa memahami bahasa tubuh itu sulit,
justru sangat mudah.
1. Rasa lapar.
Rasa lapar merupakan sinyal positif tubuh yang memberi informasi kepada
kita bahwa mesin pengolah makanan kita telah kosng dan kini telah siap
untuk bekerja kembali. Sebaiknya, makan itu bukan dengan acuan jam,
melainkan dengan acuan rasa lapar. Namun, dewasa ini sangat banyak orang
yang makan sebelum lapar, makan dengan patokan jam, dan juga banyak pula
yang menunda-nunda waktu makan ketika sinyalnya muncul. Hal ini berakibat
pada meningkatnya asam lambung dan mengganggu keseimbangan sistem
pencernaan kita. Akhirnya muncul penyakit seperti maag, radang lambung,
dan lain sebagainya.
2. Rasa ngantuk.
Rasa ngantuk merupakan sinyal positif tubuh yang memberitahu kita agar
segera menidurkannya atau mengistirahatkannya. Banyak diantara kita yang
sering memaksakan tubuhnya untuk tetap terjaga dengan berbagai tonik dan
obat-obatan serta kopi untuk menjadikan tubuh tetap segar. Padahal itu
memperbudak diri sendiri dengan memaksa proses alamiah tubuh.
3. Rasa sakit.
Rasa sakit bukanlah penyakit, tapi efek yang ditimbulkan oleh penyakit.
Oleh karena itu seharusnya kita tidak boleh begitu saja meredam rasa sakit
dengan berbagai obat-obatan analgetik, kecuali terpaksa karena rasa sakit
yang sudah sangat tidak tertahankan. Kebiasaan meredam rasa sakit dengan
berbagai obat-obatan hanya akan memperbudak tubuh kita dan justru akan
semakin mempersulit kita untuk mencari sumber kerusakan tubuh penyebab
rasa sakit. Cara-cara ini hanya akan memperburuk tubuh kita ketimbang
memperbaikinya. Walaupun untuk sementara waktu ketika obat dimakan maka
rasa sakitnya akan hilang atau berkurang, tetapi itu adalah perbaikan semu
yang dipaksakan.
4. Rasa lelah.
Rasa lelah merupakan sinyal positif tubuh, yang mungkin kita telah memaksa
tubuh bekerja berlebihan, menguras fisik dan pikiran, dan tubuh berharap
kita mengistirahatkannya, agar energi kita segera pulih seperti sedia
kala. Namun zaman sekarang, berbagai minuman energi drink yang banyak
dipasaran, hanya akan menimbulkan kerusakan pada tubuh. Karena, bila anda
meminum minuman energi drink yang banyak dipasaran, hanya akan memaksa
tubuh tetap segar sesaat yang dipaksakan dan akan berefek terganggunya
sistem keseimbangan tubuh dan menghasilkan penyakit.
5. Rasa mual
Rasa mual merupakan sinyal positif tubuh yang tidak boleh diredam dengan
berbagai macam obat anti mual. Rasa mual menandakan bahwa kondisi mesin
pengolah makanan kita sedang dalam masalah atau bahkan mengalami
penumpukan racundi organ pencernaan, yang membuat kita harus bijak
melakukan pembersihan. Tugas kita segera memperbaiki dan
mengistirahatkannya dengan hanya memberi makanan yang sangat ringan
dicerna dan memiliki efek cleansing atau pembersih, seperti jus
buah-buahan dan sayuran yang sesuai kebutuhan tubuh dan gejalanya.
Maksudnya ialah jenis makanan harus disesuaikan dengan faktor penyebab
gejala mualnya.
6. Demam
Demam tidaklah selalu indikasi penyakit, tetapi sering kali demam juga
bisa menjadi indikator adanya infeksi dalam tubuh, atau reaksi positif
tubuh karena terjadi penumpukan racun dalam sistem tubuh kita, sehingga
tubuh harus menghasilkan ekstra panas dengan peningkatan suhu tubuh guna
membakar / menetralisasi kelebihan racun yang harus dibuang, yang tidak
bisa diproses dengan suhu normal tubuh. Tugas kita adalah memberikan
ekstra cairan pada tubuh kita agar keseimbangan cairan dalam tubuh tetap
terjaga dengan cara minum yang banyak, karena ketika naiknya suhu
tubuh(demam), tubuh melakukan pembakaran cairan lebih cepat dari biasanya.
Pemberian obat penurun panas hanya boleh diberikan bila suhu tubuh tidak
terkontrol, serta dengan pemberian kompres pada kedua ketiak dan dahi.
7. Diare
Diare merupakan sinyal positif tubuh yang tidak boleh distop dengan obat.
Karena diare seringkali menjadi indikasi kalau sudah terjadi penumpukan
toksin dalam sistem pencernaan kita. Umumnya diare muncul kalau kita salah
makan, makan makanan sembarangan yang tidak higienis atau kelebihan makan
alias kekenyangan dengan berbagai jenis makanan yang tidak sinergis satu
sama lain yang masuk bersamaan dalam satu waktu. Tugas kita adalah
menyetop semua makanan yang masuk agar akumulasi bakteri penyebab diare
bisa dihentikan, dan menggantinya dengan cairan yang banyak(seperti banyak
minum air madu hangat, atau air kelapa muda).
Nah, setelah anda membaca semua bahasa tubuh di atas, semoga anda bisa
mengambil banyak pelajaran. Karena sesungguhnya setiap penyakit yang
muncul dan mengganggu keharmonisan tubuh kita seperti di atas, adalah
bagian dari sinyal positif tubuh dan cara tubuh berkomunikasi dengan kita
si pemilik tubuh. Seperti inilah cara tubuh menyampaikan informasi bila
sudah mulai ada kerusakan sekecil apapun, tapi sayang, kita lebih sering
menganggap semua itu sebagai sinyal negatif yang harus segera ditekan
dengan berbagai macam obat-obatan. Cara meredam rasa sakit dengan obat
paliatif(diredam gejalanya, namun tidak memperbaiki sumbernya) hanya
memperbudak tubuh kita daripada mengobati atau memperbaikinya.
Add comment Juni 3, 2009
LAPORAN PROGRAM GIZI MASYARAKAT KASUS GIZI BURUK
Pembangunan sektor kesehatan bertujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, yang mana derajat kesehatan di pengaruhi oleh faktor lingkungan, perilaku, pelayanan kesehatan, dan kependudukan. Program perbaikan gizi mengacu pada 4 masalah gizi utama yang ada di Indonesia umumnya masalah di dominasi oleh masalah Kurang Energi Protein (KEP) / Gizi Buruk, Anemia, Gangguan Akibat Kurang Yodium (GAKY) dan Kekurangan Vitamin A (KVA). Pertumbuhan seorang anak bukan hanya sekedar gambaran perubahan Berat Badan (BB), Tinggi Badan (TB) atau ukuran tubuh lainnya, tetapi lebih dari itu memberikan gambaran tentang keseimbangan antara asupan dan kebutuhan zat gizi seorang anak yang sedang dalam proses tumbuh. Gagal tumbuh (Growth Faltering) merupakan suatu kejadian yang ditemui pada hampir setiap anak di Indonesia. Anak Indonesia rata-rata lahir dengan berat dan panjang badan normal. Kegagalan pertumbuhan yang nyata biasanya mulai terlihat pada usia 4 bulan yang berlanjut sampai usia 2 tahun. Gizi buruk merupakan salah satu masalah gizi yang perlu mendapat perhatian serius. Pada Tahun 2000 diperkirakan 25% anak Indonesia mengalami gizi kurang, 7% diantaranya gizi buruk. Dari hasil pemantauan menggunakan KMS di Posyandu dan Pelacakan Puskesmas, di Kabupaten Lampung Selatan, pada tahun 2005 terdapat 39 kasus gizi buruk dan dua kejadian meninggal akibat gizi buruk. Tahun 2006 terdapat 51 kasus, tahun 2007 terdapat 27 kasus, dan tahun 2008 terdapat 12 kasus gizi buruk. Data kasus gizi buruk dan kejadian meninggal akibat gizi buruk di Kabupaten Lampung Selatan sejak tahun 2005 – 2008 disajikan dalam bentuk tabel dan diagram sebagai berikut : Tabel 1. Data kasus gizi buruk dan kejadian meninggal di Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2005


Dari hasil pemantauan menggunakan KMS di Posyandu dan Pelacakan Puskesmas, pada tahun 2005 terdapat 39 kasus gizi buruk dan dua kejadian meninggal akibat gizi buruk di Kabupaten Lampung Selatan. Angka kejadian gizi buruk tertinggi terdapat di puskesmas Bangun Rejo sejumlah delapan kasus. Sedangkan angka kejadian meninggal akibat gizi buruk terdapat di puskesmas Hanura dan Penengahan sejumlah masing-masing satu kejadian. , tahun 2006 terdapat 51 kasus, tahun 2007 terdapat 27 kasus, dan tahun 2008 terdapat 12 kasus gizi buruk.
Tabel 2. Data kasus gizi buruk dan kejadian meninggal di Kabupaten
Lampung Selatan Tahun 2006

Dari hasil pemantauan menggunakan KMS di Posyandu dan Pelacakan Puskesmas, pada tahun 2006 terdapat 51 kasus gizi buruk dan satu kejadian meninggal akibat gizi buruk di Kabupaten Lampung Selatan. Angka kejadian gizi buruk tertinggi terdapat di puskesmas Bangun Rejo dan Kalirejo sejumlah masing-masing 12 kasus. Sedangkan angka kejadian meninggal akibat gizi buruk terdapat di puskesmas Padang Cermin sebanyak satu kasus.

Dari hasil pemantauan menggunakan KMS di Posyandu dan Pelacakan Puskesmas, pada tahun 2007 terdapat 27 kasus gizi buruk dan dua kejadian meninggal akibat gizi buruk di Kabupaten Lampung Selatan. Angka kejadian gizi buruk tertinggi terdapat di puskesmas Natar, Tanjung Agung dan Hajimena sebanyak masing-masing lima kasus. Sedangkan angka kejadian meninggal akibat gizi buruk terdapat di puskesmas Karang Anyar dan Hanura sejumlah masing-masing satu kasus.

Dari hasil pemantauan menggunakan KMS di Posyandu dan Pelacakan Puskesmas, pada tahun 2008 terdapat 12 kasus gizi buruk dan dua kejadian meninggal akibat gizi buruk di Kabupaten Lampung Selatan. Angka kejadian gizi buruk tertinggi terdapat di puskesmas Bangun Rejo sejumlah empat kasus. Sedangkan angka kejadian meninggal akibat gizi buruk terdapat di puskesmas Bangun Rejo dan Sidoharjo sejumlah masing-masing satu kasus.

Gambar Gizi Buruk Tahun 2009
UPAYA – UPAYA PENANGGULANGAN GIZI BURUK
DI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
- Melaksanakan Validasi Kasus gizi buruk ke penderita gizi buruk
- Melaksanakan rujukan kasus dari Puskesmas ke Rumah Sakit dengan menggunakan dana Jamkesmas bagi keluarga miskin
- Pemberdayaan keluarga kasus gizi buruk.
- Pemberian makanan tambahan selama 3 bulan kepada penderita gizi buruk melalui dana APBD.
- Monitoring kasus gizi buruk secara rutin .
HAMBATAN DAN MASALAH
1.Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang Keluaga Sadar Gizi {Kadarzi}
2.Kurangnya penyuluhan tentang pola asuh anak yang baik dan benar
3.Rendahnya prilaku masyarakat terhadap maakanan yang bergizi.
4.Kecendrungan penderita gizi buruk yang sembuh akan kambuh kembali.
5.Masih banyak masyarkat yang belum memanfaatkan posyandu.
2 comments April 28, 2009




































Para pakar pengendali penyakit masih berupaya mencari jalan dalam mengatasi wabah flu babi di Meksiko dan Amerika Serikat, dan dugaan kasus ini di negara lain.










